Terancam Gelombang Tinggi 1,9 Meter, BPBD Tanggamus Minta Nelayan Kota Agung Waspada dan Hati-hati

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus minta nelayan dan warga sekitar pesisir waspada dalam beberapa hari terakhir ini.

Terancam Gelombang Tinggi 1,9 Meter, BPBD Tanggamus Minta Nelayan Kota Agung Waspada dan Hati-hati
TribunLampung/Tri Yulianto
Nelayan di Kota Agung diminta waspada gelombang tinggi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus minta nelayan dan warga sekitar pesisir waspada dalam beberapa hari terakhir ini.

Menurut Maryani, Sekretaris BPBD Tanggamus, sekarang ini kondisi laut memasuki masa gelombang tinggi.

Itu sudah terjadi di perairan Kota Agung, sejak Minggu 6 Januari 2019 malam.

Gelombang 1,9 Meter Terjang Pelabuhan Kota Agung

Dan prediksinya kondisi itu akan berlangsung dalam beberapa waktu beberapa waktu terakhir ini.

"Kami imbau nelayan dan masyarakat yang ada di pesisir agar waspada gelombang tinggi. Memang itu tidak pasti terjadi namun kemungkinan bisa terjadi," terang Maryani, Selasa 7 Januari 2019.

Prediksi gelombang tinggi akan terjadi petang sampai malam hari.

Namun juga tidak setiap petang akan ada gelombang tinggi, itulah yang tidak bisa dipastikan.

"Kami sudah siaga kondisi sekarang ini, dari gelombang tinggi terjadi kemarin juga tim sudah turun langsung dan adakan pemantauan," ujar Maryani.

Nelayan dan Warga Pesisir Tanggamus Diminta Waspadai Gelombang Tinggi

Ia mengaku gelombang tinggi pada Minggu malam di perairan Kota Agung tidak berdampak.

Sebab, setelah gelombang tinggi tidak ada laporan masuk kerusakan akibat gelombang tinggi.

Maryani juga mengaku, untuk prediksi ketinggian gelombang saat ini, tinggi maksimal 1,9 meter.

Hal itu berdasarkan prediksi BMKG dan perhitungan dari Syahbandar Kota Agung.

"Ketinggian gelombang itu masih ambang batas untuk skala ketinggian aman. Jadi meskipun sudah masuk gelombang tinggi itu masih dikategorikan aman," kata Maryani.

(*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved