Tribun Lampung Utara

5 Pelajar dan Satu Honorer Terjaring Razia Disiplin Pemkab Lampung Utara Saat Asyik Nongkrong

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Utara mengamankan empat siswa yang bolos di Stadion Sukung Kotabumi, Selasa 15 Januari 2019.

5 Pelajar dan Satu Honorer Terjaring Razia Disiplin Pemkab Lampung Utara Saat Asyik Nongkrong
TribunLampung/Anung Bayuardi
Pelajar yang terjaring razia disiplin sedang berada di Stadion Sukung Kotabumi 
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi  
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Utara mengamankan empat siswa yang membolos di Stadion Sukung Kotabumi, Selasa 15 Januari 2019.

Ke empat siswa yang diamankan RA (15), siswa SMA Bhayangkari, Kotabumi kelas X; Er (16) SMK Praba Abung Selatan; AH (16) kelas X, SMK Praba Abung Selatan; serta Ri (12) siswa kelas VII SMP Neegri 3 Kotabumi.
Selain itu juga Na, seorang oknum tenaga honorer yang kedapatan berada di Islamic Center Kotabumi.

Razia Karaoke di Bandar Lampung, Polda Lampung Dapati Tamu Wanita Konsumsi Ekstasi

Honorer yang terjaring razia disiplin di Islamic Center Kotabumi
Honorer yang terjaring razia disiplin di Islamic Center Kotabumi (TribunLampung/Anung Bayuardi)
Pelaksana tugas Satpol PP Lampung Utara Doni F. Fahmi menerangkan pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang resah, banyaknya anak sekolah yang membolos serta pegawai yang bolos di jam kerja. 

Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan razia di Stadion Sukung, Islamic Center, serta tempat yang sering dijadikan tempat bolos siswa sekolah.
Kemudian, pihaknya melakukan operasi disiplin. 

Hasilnya ada empat anak sekolah yang diamankan anggota di Stadion Sukung Kotabumi, serta satu siswa di salah satu warnet di Kotabumi, serta satu tenaga honorer yang kedapatan di Islamic Center. 
Pihaknya juga memberikan imbauan kepada sekolah serta sekolah agar tidak membiarkan guru jika belum waktunya pulang kerja berkeliaran di tempat umum. 
“Mereka ini kami amankan karena berkeliaran pada saat jam belajar dan kami bawa ke kantor Satpol PP untuk didata kemudian kami beri pembinaan," ujarnya.
Sementara Er, AH, dan RA mengaku di stadion saat di razia sedang melakukan swafoto.
Er dan AH mengaku telat masuk sekolah, kemudian pergi ke Stadion sukung Kotabumi.
“Kami berdua di sana mau foto-foto,” ujarnya.

RA mengaku dirinya baru masuk sekolah pukul 13.00 WIB, sembari menunggu jam masuk, ia main ke Stadion Sukung. 
Na mengaku hanya mengobrol di Islamic Center dan sudah pulang mengajar dari sekolah.
 
(*)
Penulis: anung bayuardi
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved