Tribun Tulangbawang Barat
13.250 Keluarga Akan Terima Bantuan Program Mantra
Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 13.250 keluarga penerima manfaat (KPM).
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
13.250 Keluarga Akan Terima Bantuan Program Mantra
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 13.250 keluarga penerima manfaat (KPM).
Untuk menyukseskan program tersebut, pemkab setempat telah menganggarkan dana sejumlah Rp10 miliar dalam APBD Tubaba tahun 2019.
Dana tersebut dialokasikan di Dinas Sosial pada program kegiatan maju sejahtera (mantra) yang baru akan digulirkan awal tahun ini.
• Diawali Mimpi, Bocah di Tulangbawang Barat Dikhitan Gaib Saat Nonton TV
"Untuk BLT kita anggarkan Rp 8 miliar, sementara Rp 2 miliar untuk pembayaran tenaga kordinator kecamatan dan pendamping sosial tiyuh/kelurahan yang akan kita rekrut pada Februari 2019 ini," terang Rasidi, Kepala Dinas Sosial Tubaba, Jumat (18/01).
Rasidi mengatakan, keluarga penerima manfaat dari program Mantra berbentuk BLT dari Dinas Sosial ini merupakan rumah tangga miskin (RTM) yang belum terkaver dalam program Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Beras Sejahtera (Rastra).
Adapun data kemiskinan di Tubaba mencapai 27.036 RTM, sementara yang sudah mendapatkan program PKH dari Kementerian Sosial sekitar 14 ribu RTM.
"Sisanya akan kita kaver dari program Mantra ini, ditambah tiyuh yang mendapatkan kuota sedikit akan kita tambah kuotanya," paparnya.
• 16 Pelajar Tulangbawang Barat Luncurkan Buku Menara di Tepi Kolam
Untuk menyukseskan program ini, lanjut dia, Pemkab Tubaba tengah membuka penerimaan tenaga kordinator kecamatan dan pendamping sosial tiyuh dan kelurahan.
"Awal Februari 2019 pihak Unila sudah melakukan seleksi penerimaan, kami saat ini tengah menggodok penyelesaian draf perbup yang mengatur program dan perekrutan tenaga sosialnya," imbuhnya.
Setelah melalui tahapan seleksi yang dilakukan pihak Universitas Lampung (Unila), nantinya mereka pun langsung diberi pelatihan bela negara, komputerisasi, dan keahlian lainnya.
Ditarget bupati, program Mantra ini dapat di-launching pada April mendatang. "Kita rencanakan April sudah kita launching program ini, yang pasti program ini berjalan setelah Pileg dan Pilpres, dan MTQ ke-47 tingkat Provinsi Lampung yang akan di gelar di Islamic Center Kabupaten Tubaba," tandasnya. (end)