Tribun Tanggamus

Kamtibmas Jelang Pemilu, Kapolres Tanggamus Ajak Dialog Tokoh 5 Kecamatan

Polres Tanggamus menargetkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tercipta jelang Pemilu 2019.

Kamtibmas Jelang Pemilu, Kapolres Tanggamus Ajak Dialog Tokoh 5 Kecamatan
TribunLampung/Tri Yulianto
Cap. AKBP Oct Hesmu Baroto (kanan) sebagai Kapolres Tanggamus gantikan AKBP I Made Rasma (kiri) yang kini Kapolres Lamteng 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Polres Tanggamus menargetkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tercipta jelang Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, saat kunjungan dan dialog dengan para tokoh masyarakat dari lima kecamatan, yakni Kota Agung, Kota Agung Timur, Kota Agung Barat, Wonosobo, Bandar Negeri Semong. Upaya Kapolres itu sekaligus koodinasi dengan pihak kecamatan, Apdesi dan koramil.

Termasuk Hewan Dilindungi, Polres Tanggamus dan Polhut TNBBS Amankan Pembawa 2 Bangkai Pelanduk Napu

Menurut Hesmu, target tercapainya kamtibmas sebagai bentuk kepedulian polisi untuk mengayomi masyarakat dan daerah menjelang pemilu. Harapannya kondisi masyarakat dan daerah tidak memanas.

"Berita hoaks saat ini bertebaran, kami harap jangan mudah terprovokasi dengan keadaan yang belum tentu benar. Kemudian masyarakat juga jangan menyebarkan informasi hoaks sebab itu merugikan kita sendiri," ujar Hesmu, Minggu (27/1).

Ia minta semua masyarakat jeli terhadap informasi yang beredar. Sebab banyak isu-isu yang belum tentu kebenaranya. Semua itu ditujukan untuk membuat kekisruhan dan kekhawatiran di tingkat masyarakat.

"Kami akan mengamankan Pileg dan Pilpres 2019, kami ingin memberikan semangat kepada masyarakat bahwa kami terus menjaga pesta demokrasi. Maka kami juga berharap dukungan semua pihak, termasuk para tokoh," terang Hesmu.

Polres Tanggamus Selidiki Penyebab Kebakaran yang Habiskan Panglong Kayu dan Gudang Rongsokan

Kemudian juga masyarakat diimbau dapat menjaga kerukunan dari tingkatan keluarga, kerukunan antar kelompok dan antar umat beragama. "Jangan terpecah belah, satukan hati dan mari kita sukseskan pemilu aman, damai dan sejuk tanpa ada keributan," tambah Hesmu.

Menurutnya perbedaan politik dan pilihan, harus disikapi dengan saling menghargai dan dewasa. Sebab itu bagian demokrasi. Dan pemilu, yang di dalamnya ada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden adalah wujud demokrasi yang diadakan lima tahun sekali.

"Melalui kerjasama antar tokoh agama, masyarakat dengan aparat keamanan diharapkan wilayah hukum Polres Tanggamus aman, tertib dan nyaman, bahkan harapannya dapat ditingkatkan," terang Hesmu.(tri)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved