Tribun Bandar Lampung

Kunci Ruang Kerjanya, Sekretaris Dispar Bandar Lampung Beralasan agar Korban Tidak Diamuk PNS Lain

Dirmansyah dilaporkan oleh Bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Nova Yulistyani Syarif ke Polresta Bandar Lampung.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Istimewa
Bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Nova Yulistyani Syarif dirawat di RSUAM, Jumat, 1 Februari 2019. Tak diberi akses keuangan, oknum Sekretaris Dinas Pariwisata Bandar Lampung diduga aniaya bawahannya. 

Kunci Ruang Kerjanya, Sekretaris Dispar Bandar Lampung Beralasan agar Korban Tidak Diamuk PNS Lain

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Dirmansyah mendatangi Polresta Bandar Lampung, Sabtu, 2 Februari 2019.

Kedatangannya untuk memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan penganiayaan yang ditujukan kepadanya.

Dirmansyah dilaporkan oleh Bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Nova Yulistyani Syarif ke Polresta Bandar Lampung, Jumat, 1 Februari 2019.

Tak Diberi Akses Keuangan, Oknum Sekretaris Dinas Pariwisata Bandar Lampung Diduga Aniaya Bawahannya

Nova mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Dirmansyah.

Sehari kemudian, Dirmansyah pun mendatangi Polresta Bandar Lampung.

"Kami tunjukkan sikap kooperatif dalam perkara ini. Maka saya datang untuk memberikan klarifikasi atas adanya laporan terhadap diri saya," beber Dirmansyah.

Terkait langkah ke depannya, Dirmansyah mengaku akan mengonsultasikannya kepada pimpinan.

"Kehadiran saya di polresta atas izin pimpinan. Maka segala tindakan selanjutnya juga akan dikonsultasikan dengan pimpinan. Karena juga menyangkut institusi Pemerintah Kota Bandar Lampung," jawabnya.

Meski demikian, Dirmansyah kembali menegaskan bahwa tindak kekerasan yang dituduhkan kepadanya tidaklah benar.

Dirmansyah mengaku sempat mengunci ruangannya saat memanggil Bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Nova Yulistyani Syarif.

Namun, ia beralasan hal itu dilakukan agar Nova tidak menjadi korban pemukulan oleh pegawai lainnya.

"Kalau mengunci dari dalam memang iya. Tapi, itu semata-mata untuk menghindari agar pelapor tidak jadi amukan para pegawai yang lain," tuturnya.

Dirmansyah menjelaskan, para pegawai kesal kepada Nova lantaran gaji dan tunjangan kinerjanya tak kunjung cair.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved