Kejati Lampung Gandeng KPK Lacak Aset Alay di 3 Lokasi

Menurut Andi, untuk pelacakan aset Alay, Kejati Lampung akan berkoordinasi dengan Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI dan KPK.

Kejati Lampung Gandeng KPK Lacak Aset Alay di 3 Lokasi
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Sugiarto Wiharjo alias Alay sedang diperiksa di Lapas Rajabasa, Jumat, 8 Februari 2019. Kejati Lampung gandeng KPK lacak aset Alay di 3 lokasi. 

Kejati Lampung Gandeng KPK Lacak Aset Alay di 3 Lokasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melacak aset Sugiarto Wiharjo alias Alay (66).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung Andi Suharlis mengatakan, eksekusi badan terpidana Alay sudah dilaksanakan.

Selanjutnya, Kejati Lampung berorientasi untuk memulihkan kerugian negara sebesar Rp 106 miliar.

BREAKING NEWS - Dari Kerugian Negara Rp 106 Miliar, Alay Baru Bayar Rp 1 Miliar

"Maka langkah pertama, kejati akan melakukan pelacakan aset," ungkap Andi, Selasa, 12 Februari 2019.

Aspidsus Kejati Lampung Andi Suharlis. Kejati Lampung gandeng KPK lacak aset Alay di 3 lokasi.
Aspidsus Kejati Lampung Andi Suharlis. Kejati Lampung gandeng KPK lacak aset Alay di 3 lokasi. (Tribun Lampung/Hanif Mustafa)

Menurut Andi, untuk pelacakan aset Alay, Kejati Lampung akan berkoordinasi dengan Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI dan KPK.

"Itu yang kami lakukan, koordinasi dengan Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI dan KPK," katanya.

"Dalam koordinasi ini, kami akan cari aset-aset yang bersangkutan, baik atas nama terpidana atau nama orang lain," imbuhnya.

Berdasarkan informasi awal, aset Alay tersebar di tiga lokasi.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved