Tribun Bandar Lampung

Pemprov Lampung Menunggu Respon Kementerian PUPR Terkait Akses Jalan Tol Menuju Pelabuhan Panjang

Sejauh ini, belum ada perkembangan yang berarti dari tindak lanjut rencana menyambungkan jalan tol Lampung dengan Pelabuhan Panjang.

Pemprov Lampung Menunggu Respon Kementerian PUPR Terkait Akses Jalan Tol Menuju Pelabuhan Panjang
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Gerbang Tol Lampung di Desa Sukamarga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Saat ini Pemprov masih menunggu respon Kementerian PUPR untuk pembukaan akses Jalan Tol menuju Pelabuhan Panjang. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG – Sejauh ini, belum ada perkembangan yang berarti dari tindak lanjut rencana menyambungkan jalan tol Lampung dengan Pelabuhan Panjang.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Lampung Taufik Hidayat mengungkapkan, pihaknya baru menyerahkan surat permohonan dukungan dari Gubernur Lampung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan akses jalan tersebut.

“Belum ada lagi. Baru itu (surat permohonan dukungan). Surat permohonan dari Pelabuhan Panjang juga sudah dilampirkan. Tapi sampai saat ini belum ada respon dari Kementerian PUPR,” kata Taufik saat dihubungi Jumat 12 April 2019 sore.

Akses Tol dari Pelabuhan Panjang ke Kawasan Industri di Lematang Tanjung Bintang Segera Terealisasi

Di akhir Tahun 2018 lalu, lanjut Taufik, Pemprov Lampung bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan perwakilan dari Kemenko Perekonomian sudah menggelar rapat mengenai konektivitas antara jalan tol dan Pelabuhan Panjang.

Pada saat itu, papar Taufik, muncul beberapa alternatif untuk mewujudkan pembangunan tersebut.

“Pilihan pertama yakni melalui prakarsa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Kedua adalah pengelola jalan tol yang membangun dan ketiga menata jalan alternatif yang sudah ada. Kalau opsi pertama yang dipilih, maka pembiayaan akan disiapkan oleh PT Pelindo,” jelas Taufik.

Taufik menjelaskan, pembangunan jalan akses yang menghubungkan Pelabuhan Panjang dengan jalan tol tersebut demi mendukung peningkatan jumlah pengguna jalan Tol Sumatera.

“Dari prediksi, pengguna jalan tol di Lampung masih tergolong rendah. Namun kami perlu melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan pengguna jalan tol. Untuk itu, kami harus bisa memanfaatkan potensi yang ada di daerah. Salah satunya dengan memanfaatkan konektivitas exit-exit tol,” jelas Taufik.

Pelabuhan Panjang, terus Taufik, mempunyai kapasitas yang besar dalam mengkoordinir seluruh kegiatan ekonomi di Provinsi Lampung.

Untuk itu, lanjut Taufik, dibutuhkan integrasi dengan pembangunan proyek strategis nasional seperti Jalan Tol Trans Sumatera atau Tol Lampung.

(Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah)

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved