Headline News Hari Ini

Pilpres Ganggu Penjualan Mobil di Lampung

Kami lihat, peningkatan akan tetap ada. Tetapi, itu tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Salah satu faktornya karena pilpres

Editor: taryono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG-Memasuki momen Lebaran perputaran ekonomi di tanah air termasuk Lampung menggeliat cepat. Usaha pangan dan sandang kerap diserbu masyarakat. Tak terkecuali, sektor otomotif, khususnya mobil. Tetapi, kondisi serupa diprediksi tidak terjadi pada tahun ini.

Pemilihan Presiden (pilpres) 2014 ternyata berpengaruh negatif terhadap angka penjualan mobil di Lampung. Beberapa diler otomotif memperkirakan, meskipun peningkatan tetap terjadi, tetapi tidak akan melonjak tinggi.

Sementara, diler otomotif lain justru memprediksi penjualan mobil justru akan mengalami penurunan. Sales Supervisor Auto 2000 Radin Inten, Irwansyah mengatakan, penjualan mobil di Bumi Ruwa Jurai dalam satu tahun memiliki grafik tertentu.

Pada bulan September hingga Januari, penjualan mobil biasanya stagnan, bahkan mengalami penurunan. Sementara pada Maret hingga Agustus, penjualan mobil mengalami grafik peningkatan. "Puncaknya, biasanya terjadi pada bulan Juli. Dalam beberapa tahun terakhir, bulan tersebut adalah Ramadan atau mendekati Ramadan," kata Irwansyah, Jumat (13/6).

Meskipun begitu, Irwansyah memprediksi kondisi serupa tidak akan terjadi pada tahun ini. Sebab, Bulan Ramadan tahun ini bertepatan dengan penyelenggaraan pemilihan presiden (presiden).

"Kami lihat, peningkatan akan tetap ada. Tetapi, itu tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Salah satu faktornya karena pilpres," tutur Irwansyah.

Pilpres mengakibatkan kondisi usaha menjadi stagnan. Hal itu mengakibatkan perputaran ekonomi menjadi lambat. Hal ini lanjut Irwansyah tentunya akan berimbas ke industri otomotif yang merupakan barang mewah.

"Tentu, masyarakat akan memenuhi kebutuhan pokoknya terlebih dahulu. Baru, hal lain. Setelah pilpres, (kondisi usaha) kemungkinan juga masih akan stagnan. Karena, masih menunggu kebijakan presiden baru terkait ekonomi," katanya.

Pada 2013, peningkatan penjualan mobil di Lampung selama Bulan Ramadan mencapai 91 persen. Pasar penjualan mobil pada Bulan Ramadan yang berlangsung pada Juli mencapai 1.779 unit. Sementara, penjualan pada bulan sebelumnya hanya sebesar 929 unit.

Walaupun, perbandingan data tersebut belum sepenuhnya bisa menjadi patokan. Hal itu kata Irwansyah, penjualan mobil pada bulan Juni saat itu mengalami penurunan signifikan dibanding bulan sebelumnya, sebanyak 1.800 unit.

"Saya tidak ingat ada kejadian apa pada bulan tersebut sehingga penjualan mobil mengalami penurunan drastis. Data base kami juga baru berganti sistem. Sehingga, kami belum bisa menelusurinya. Tetapi, kami memprediksikan peningkatan penjualan tetap ada sekitar 30 persen pada Ramadan tahun ini," terang Irwansyah.

selengkapnya baca Tribun Lampung edisi cetak hari ini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved