Gadis Cantik Ini Bangga Pakai Batik Rangrang
Selain kaya akan sumber daya alam yang melimpah, ternyata kita juga kaya akan adat, budaya, dan seni. Salah satunya fesyen.
Penulis: Ferika Okwa Romanto | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Keunikan kain tenun rangrang lebih pada nilai dan sarat akan filosofis budaya asli Indonesia yang menyiratkan sebuah kebanggaan bagi penggunanya. Apalagi, jenis tenun rangrang ini cukup diapresiasi masyarakat internasional dari berbagai acara fesyen yang diadakan di luar negeri.
"Sebagai generasi muda Indonesia, sudah sepatutnya kita berbangga diri dan mengapresiasi apapun produk asli dalam negeri. Selain kaya akan sumber daya alam yang melimpah, ternyata kita juga kaya akan adat, budaya, dan seni. Salah satunya fesyen, kita punya beragam motif tenun, batik, songket, termasuk tapis yang jadi identitas kita," kata gadis manis Queen.
"Bentuk penghargaan dan kebanggaan terhadap kekayaan ini saya kira cukup simpel, paling sederhana adalah dengan bangga menggunakan produk asli Indonesia. Diakui atau tidak, fesyen kita tidak kalah saing dengan produk luar negeri. Bagi saya, karena keunikannya justru fesyen kita berada di atas rata-rata," sambung puteri pasangan A. Sondang Sy dan Ati Murni.
Seperti halnya batik, ungkap Queen, beragam motif kain tenun asli Indonesia sudah seharusnya dijaga dan dilestarikan. Tujuannya agar ke depannya nilai luhur kekayaan budaya ini tidak luntur, atau bahkan sampai di klaim oleh bangsa asing. Seperti halnya menjaga kedaulatan negara, menjaga kekayaan bangsa adalah bentuk dan tanggung jawab besar generasi saat ini.
"Saking suka dengan batik tenun rangrang, setidaknya saat ini saya memiliki lima koleksi pakaian bertema rangrang. Soal warna saya suka dengan pink, makanya semuanya warna kombinasi pink. Mulai dari pink paduan hijau, paduan biru muda, baby pink, dan pink fanta. Pokoknya cewek banget lah, karena semuanya serba pink," ungkapnya.(fer)