Yang Terlupakan, Siapakah Pencipta Lambang Negara Garuda Pancasila?

Lambang negara yang begitu penting, kok, terlupakan, tidak menjadi pertanyaan publik dan diterima apa adanya.

Tayang:
Kompas/Bambang Sigap Sumantri
Nanang Rakhmat Hidayat, pemburu burung Garuda Pancasila. 

"Lewat perkenalan media sosial, saya pernah mendapat kiriman sebungkus mi instan dari seorang murid sekolah dasar, ternyata isinya pernak-pernik lambang Garuda Pancasila. Saya juga dapat barang kiriman dari Purworejo minggu lalu berupa garuda dari kuningan. Ada juga pahatan dari kayu jati asli," katanya.

Jumlah koleksi lambang garuda Pancasila yang dikumpulkan dalam bentuk foto kini sekitar 300 varian. Koleksi yang terpajang di dalam rumah museum maupun di halaman luar terdiri berbagai bentuk. Nanang sendiri sudah tak bisa mengingat lagi berapa total benda-benda yang kini menjadi simpanannya.

Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 telah menetapkan lambang negara adalah Garuda Pancasila. "Ini berarti sudah hampir 65 tahun ini, siapa pencipta lambang negara dilupakan, dianggap tidak penting. Negara tidak berbuat apa-apa, misalnya, untuk meneliti secara tuntas," katanya.

Ia masih ingat betul, Bung Karno sendiri mengatakan jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah yang kadang disingkat jas merah atau jali merah. Ada banyak universitas negeri yang mempunyai fakultas dan jurusan sejarah. "Juga ada LIPI, mengapa mereka semua tidak mau berkonsentrasi meneliti soal siapa pencipta lambang negara kita," katanya dengan penuh semangat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved