Tiga Polres di Lampung Tilang 2.560 Pengendara

Tiga polres (Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Metro) selama pelaksanaan Operasi Zebra telah menindak 2.560 pengendara.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Tiga polres (Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Metro) selama pelaksanaan Operasi Zebra telah menindak 2.560 pengendara.

Rinciannya Polres Lamtim sebanyak 1.350 pengendara, Polres Kota Metro menilang 500 pengendara, dan Polres Lamteng menilang 710 pengendara.
Kasatlantas Polres Lampung Timur AKP Ridho Rafika mengatakan, rata-rata pelanggar merupakan pengendara roda dua yang tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

"Sejak dimulainya operasi pada 22 Oktober 2015 kemarin, sudah ada 1.350 kendaraan yang melanggar. Itu terdiri dari 429 pelanggar SIM, 885 STNK, dan 35 motor serta satu unit mobil yang kami amankan," kata Ridho, Jumat (30/10).
Ridho menambahkan, selain pelanggaran SIM dan STNK, banyak pelanggaran dilakukan para pengguna jalan yang tidak menggunakan helm serta sabuk keselamatan.

"Operasi ini kami lakukan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas. Untuk pelaksanaannya dari pagi sampai sore. Bahkan tidak jarang kita juga gelar razia pada malam hari. Selama Operasi Zebra ini kita juga mengunjungi sekolah-sekolah, komunitas, dan memasang banner imbauan," ujarnya.

Ridho mengatakan, dalam rangka menuju Indonesia Tertib, Keselamatan Nomor 1, maka apabila mengalami kesulitan di jalan raya dan mengetahui ada kecelakaan lalu lintas agar segera menghubungi nomor 082378882345.

Sementara Kasatlantas Polres Metro AKP Mustakim membenarkan bahwa pihaknya telah menindak sekitar 500 pengendara dari berbagai pelanggaran selama sepekan terakhir.

"Pelanggaran terbanyak itu akibat pengendara tidak membawa STNK. Lainnya ada yang tidak memiliki SIM, dan pajak kendaraan mati," imbuhnya.

Selain menilang 500 pengendara, pihaknya juga menyita sekitar 60 unit sepeda motor. "Kami harus bertindak tegas karena memang tidak dilengkapi surat-surat," terangnya.

Mustakim menambahkan, bagi setiap pemilik kendaraan yang ditilang, silakan mengurus di mapolres. Syaratnya harus membawa surat-surat lengkap tanda kepemilikan motor, seperti BPKB.

Sedangkan Satlantas Polres Lampung Tengah mengaku telah menjaring 710 pelanggar pengemudi baik roda dua maupun roda empat selama Operasi Zebra.

Kasatkantas AKP Kadir Ahmad menjelaskan, pelanggaran didominasi oleh pengendara tak memiliki SIM yakni sebanyak 460 pelanggaran.

"Pelanggaran lainnya yakni pengendara tak melengkapi diri dengan STNK sebanyak 250 kasus," ujar Kadir Ahmad, Jumat (30/10).

Kadir Ahmad melanjutkan, data angka pelanggaran tersebut kemungkinan besar masih bertambah menjadi 800 kasus karena data kasus pelanggaran dari operasi terakhir (kemarin) belum terdata seluruhnya.

Selama masa Operasi Zebra, Satlantas Polres Lamteng juga melibatkan hakim Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih. Hal itu agar penegak hukum dapat memberikan tindakan di tempat dengan pemberian sanksi administratif.(dra/sam/*)

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved