Cara Merawat Rambut Keriting Permanen

"Kalau bisa dua minggu sekali ke salon, perawatan agar rambut tak kering atau bercabang"

Editor: Reny Fitriani
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Perawatan rambut yang sering terekspos bahan kimia memang harus dilakukan secara lebih rutin.

Salah satu gaya penataan rambut yang sering diaplikasikan wanita Indonesia adalah perming atau gaya keriting permanen.

Perawatan rambut keriting permanen, sebetulnya mirip dengan perawatan rambut biasa. Namun, ada beberapa detail yang patut diperhatikan.

"Kalau bisa dua minggu sekali ke salon, perawatan agar rambut tak kering atau bercabang. Sebenarnya, kalau tidak juga tak apa-apa, hanya untuk mecegah," ujar Amadea Pradella, Brand Manager Jhonny Andrean Salon.

Amadea menyarankan, Anda yang miliki rambut keriting permanen harus rajin mengaplikasikan vitamin khusus agar tatanan bertahan lama.

Sementara itu, Nurwahida, seorang penata rambut khusus gaya keriting di Jhonny Andrean Salon, Plaza Senayan, Jakarta, menyarankan agar volume keriting tak pecah, Anda sebaiknya jangan pernah menyisir rambut.

"Kalau keramas keringkan saja dengan handuk, kemudian usap krim styling," ungkap Nurwahida.

Detail lainnya, menurut Nurwahida, yang harus diperhatikan adalah jangan mengeriting dan mewarnai rambut dalam waktu bersamaan.

Sebab, dua servis dalam satu waktu membuat jumlah bahan kimia terlalu banyak terpapar sehingga tak dapat ditolerir rambut. Alhasil, rambut pun jadi lebih rentan kering dan rusak.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved