Pemindahan Kios Pedagang Pasar Unit II Hampir Ricuh

Persoalan bermula saat seorang pedagang kopi, Sudiro (56) hendak menempati kios nomor 36 di TPS. Namun, hal itu dihalangi salah seorang pengurus Forum

TRIBUN LAMPUNG/Endra Zulkarnain

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Proses pemindahan pedagang pasar ke tempat penampungan sementara (TPS) di Pasar Unit II, Tulangbawang (Tuba), nyaris berlangsung ricuh, Jumat (16/9/2016).

Persoalan bermula saat seorang pedagang kopi, Sudiro (56) hendak menempati kios nomor 36 di TPS. Namun, hal itu dihalangi salah seorang pengurus Forum Pedagang Pasar Tradisional (Forpetra), Arneli.

Menurut Arneli, kios tersebut akan ditempati anggota Forpetra. Sementara, Sudiro bukan anggota Forpetra.

"Ini untuk pedagang yang jadi anggota Forpetra. Pak Sudiro bukan anggota Forpetra, jadi tidak boleh menempati penampungan ini," terang Arneli.

Saat bersamaan, delegasi Dinas Pasar Tuba, Mat Anuar yang mendampingi pemindahan kios Sudiro, keberatan dengan larangan Arneli.

"Kami dari Dinas Pasar bermaksud untuk memasukkan Pak Sudiro ke tempat penampungan ini. Jadi, tolong jangan dihalangi," ujar Mat Anuar kepada Arneli.

Tetapi, Arneli tetap pada pendiriannya. Arneli beranggapan, penampungan itu sudah menjadi milik anggota Forpetra.

Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Banjaragung Komisaris Toga Torop dan Camat Banjaragung Sudirman, yang ikut mengawal proses pemindahan, langsung mengambil alih situasi.

Mereka sepakat mengambil jalan tengah dan menyetop sementara proses pemindahan.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved