7 Mitos Jodoh yang Beredar di Masyarakat, Percaya?

Faktor yang menyebabkan kalian masih tidak memiliki pasangan itu banyak sekali.

Tayang:
Ask.fm
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Faktor yang menyebabkan kalian masih tidak memiliki pasangan itu banyak sekali.

Jangan terlalu menyalahkan diri kamu karena tidak memiliki pasangan.

Jomblo atau memilih untuk tidak memiliki pasangan dulu, terkadang juga sebuah pilihan.

Kebahagiaan itu tidak dilihat dari sudah punya pacar atau masih jomblo.

Melainkan, hal itu dilihat dari diri kalian sendiri, yang bisa memperlihatkan kebahagiaan itu.

Pasti kelak, ada saatnya kalian menemukan jodoh yang tepat.

Yakin saja, jodoh sudah ada yang mengatur.

Tapi, masih ingatkah kalian dengan mitos-mitos tentang jodoh?

Misalnya, kalau menyapu tidak bersih nanti suaminya berewokan.

Ternyata, ada mitos-mitos tentang jodoh itu di masyarakat Indonesia.

1. Jangan duduk di depan pintu bikin jauh jodoh

Mitos tersebut populer di kalangan mayoritas orang Jawa.

Jika dipikir secara logika, mitos itu sebenarnya ada benarnya.

Coba bayangkan jika kamu duduk santai di depan pintu.

Itu membuat orang-orang yang mau masuk jadi kesulitan. Apalagi, kamu duduk santai di depan pintu ketika kamu mau dilamar.

Pasti, calon pasanganmu memilih putar arah, dan mengurungkan niat untuk melamarmu.

2. Menghitung tanggal lahir dan weton pasangan

Sudah ketemu jodoh, tinggal nunggu nikahnya.

Tapi, sebagian orang Jawa masih percaya bahwa prosesi menghitung tanggal lahir dan weton itu penting.

Hal itu menyebutkan bahwa jika perhitungan tanggal lahir dan weton jatuh ke bilangan tertentu, maka akan berakibat tidak baik bagi pasangan.

3. Anak gadis tidak boleh makan sayap dan jeroan ayam, bisa berakibat menjauhkan jodoh

Menurut kesehatan, tidak masalah makan sayap sama jeroan ayam.

Tapi terkadang, kita suka tersugesti sama kata-kata orang tua yang bilang, anak gadis jangan makan sayap sama jeroan.

Katanya, itu tidak baik, nanti jodohnya jauh.

Mau tidak mau, kita menurut. Padahal, jodoh itu di tangan Tuhan, bukan di sayap ayam.

4. Memilih hari yang baik untuk menikah menggunakan primbon, jika salah memilih hari bisa berakibat tidak baik

Mitos tersebut masih sering dipercaya, bahkan digunakan kalangan tertentu, saat ingin mempersiapkan prosesi pernikahan.

Beberapa orang percaya bahwa ada hari-hari yang tidak baik, untuk mengadakan pernikahan.

Mau percaya atau tidak, itu kembali pada masing-masing.

5. Orang yang jodoh itu biasanya wajahnya mirip

Banyak orang yang mengatakan kalau kita menemukan pasangan yang wajahnya mirip, itu artinya jodoh.

Mitos seperti itu banyak dilontarkan oleh orang yang bertemu dengan kalian, yang memiliki pacar.

Mereka cenderung melihat sisi hal yang sama dari sepasang kekasih.

6. Wanita yang menolak lamaran pria akan susah dapat jodoh

Mungkin, hal itu ada benar dan tidaknya, seperti sebab dan akibat.

Tapi, kalian boleh percaya atau tidak.

Bahkan, banyak kasus kriminal karena menolak lamaran dan sebagainya.

7. Biar cepat menyusul dapat jodoh ambil bunga melati di pengantin wanita

Ada yang bilang, bunga melati dari sanggul pengantin wanita, bisa membuat wanita lainnya ketularan cepat mendapat jodoh.

Makanya tak jarang, ada yang minta bunga melati sama pengantin wanita.

Tapi, ada juga yang bilang kalau mengambilnya harus tanpa sepengetahuan pengantin wanita itu, alias mencuri.

Semua itu adalah mitos dan kepercayaan. Kalian mau percaya atau tidak, itu kembali pada diri masing-masing.

(Mohammad Rifan Aditya)

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved