Rumah Mewah Dirampok
Agnesya Istri Siri Dodi Triono Diperiksa Polisi Terkait Perampokan Sadis di Pulomas
Agnesya mengaku tidak pernah berkunjung ke rumah Dodi selama menjalin pernikahan siri sejak 2015.
Iriawan menambahkan, penyekapan tersebut berlangsung kurang lebih selama 17 jam lamanya. Adapun para pelaku masuk ke rumah Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur sejak Senin (26/12/2016) 14.35 WIB dan para korban baru bisa diselamatkan pada Selasa (27/12/2016) pukul 10.10 WIB.
Namun, sayangnya, upaya Dodi tersebut tidak bisa menyelamatkan nyawa dirinya bersama lima orang lainnya.
"Keterangan ini kita dapat dari pembantu almarhum Pak Dodi yang selamat," kata Iriawan.
Adapun korban selamat yang dirawat di rumah sakit ini adalah Zanette Kalila (13), Emi (41), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23). (Baca: Buron Perampokan di Pulomas Seret Diona dari Lantai Atas hingga Bawah)
Sementara itu, korban yang tewas dalam penyekapan tersebut adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16), dan Dianita Gemma (9), kemudian ada Amel yang merupakan teman dari anak Dodi. Lalu Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga itu.
Pelaku yang sudah ditangkap adalah Ramlan Butarbutar (tewas), Erwin Situmorang, dan Alfins Bernius Sinaga. Sementara itu, satu pelaku yang masih diburu adalah Yus Pane.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/elsya-agnesya-kalangi_20170105_102710.jpg)