Kasihan Sampai Begini, Tukang Cukur Digebuki Oknum Polisi Tutup Usaha, Bukan karena Takut

Kasihan Sampai Begini, Tukang Cukur Digebuki Oknum Polisi Tutup Usaha, Bukan karena Takut

tribun lampung
Kolase - Tempat usaha tukang cukur di Pringsewu usai digebuki oknum polisi 

Sofyan pun berulang kali meminta maaf kepada polisi yang bertugas di Polres Tulangbawang tersebut.

Namun, ucapan maaf Sofyan tidak membuat amarah Brigadir Edwin reda.

Sejumlah rumah warga digerebek polisi pasca-insiden perampokan sadis yang menewaskan seorang juragan kuda di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.(KOMPAS.com)
Ilustrasi polisi

"Yang bersangkutan marah dan memukul kaca di depan kios saya," ujarnya.

Tidak hanya itu, menurut korban, Brigadir Edwin menampari korban berulang kali.

Lantas korban keluar dari lapak cukur tapi disusul pelaku.

Sofyan mengaku tangannya sempat dipelintir.

Lantaran merasa sakit Sofyan berusaha membela diri dengan menendang pelaku.

Pelaku yang terjatuh lantas bangkit dan masuk ke tempat cukur.

Pelaku mengambil pisau cukur kemudian mengejar Sofyan.

Tak hanya itu, oknum aparat tersebut juga sempat mencabut patok bambu dan memukul Sofyan pada bagian kaki.

Brigadir tersebut lantas pulang ke rumah mertuanya di Kecamatan Banyumas.

Namun tak berselang lama ER kembali dengan membawa pistol.

Pelaku sempat mengacung-acungkan pistol ke arah korban dan warga yang sedang berkumpul.

Bahkan sempat membuang tembakan ke udara sebanyak empat kali.

"Karena takut, saya lari," kata Sofyan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved