Liputan Khusus Tribun Lampung
Atlet Pindah Daerah, Samsul Effendi Rela Gantian Pakai Sepatu
Fenomena atlet pindah daerah banyak terjadi di Indonesia. Begini kisah peraih medali Olimpiade yang tak pernah diajak gabung di daerah kelahirannya.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Fenomena atlet pindah daerah banyak terjadi di Indonesia. Jaminan kesejahteraan menjadi alasan mereka hijrah. Sementara, sebagian yang bertahan kini harus rela hidup pas-pasan.
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Lampung berlangsung pada Senin (27/11/2017) mendatang.
Di balik kemeriahan pesta olahraga tertinggi di tingkat provinsi tersebut, ternyata ada sejarah kelam sejumlah atlet Lampung, yang justru memilih hengkang dari Bumi Ruwa Jurai, dan membela provinsi lain.
Di Lampung, fenomena atlet pindah daerah ternyata telah terjadi sejak era 1970-an.
Sejumlah alasan pun mengemuka, mulai dari fasilitas latihan yang tak memadai hingga rendahnya kesejahteraan bagi atlet.
Bahkan, ada atlet yang berprestasi secara internasional tidak pernah diminta pemprov untuk mewakili Lampung.
Baca: Upah Guru Honor di Bawah UMP, Sukri Jual Keripik Singkong Tiap Akhir Pekan
Baca: Bermain Paintball, Cewek Cantik Ini Deg-degan Rebut Bendera
Atlet angkat besi yang lahir dan melewati masa kecil di Metro, Eko Yuli Irawan (28) mengatakan, ia mulai tertarik dan berlatih angkat besi pada usia 11 tahun.
Hampir setiap hari sepulang sekolah, ia selalu berlatih di sebuah klub di Metro.
Hingga pada 2002, Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas pada sebuah kejuaraan antarklub berskala nasional, dalam kategori remaja U-16.
Ia kemudian diboyong Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk mengikuti pemusatan latihan angkat besi ke Bogor pada 2003.
"Sejak awal, saya sudah mendapat pembinaan dan pelatih asal Kalsel. Tidak pernah ada perwakilan dari pemerintah daerah Lampung yang mencoba menahan saya. Jadi sebenarnya, saya tidak pindah atau kabur dari Lampung. Karena, tidak pernah sekalipun ditawarkan untuk jadi atlet mewakili Lampung," papar Eko, Kamis (16/11/2017).
Pada kejuaraan tingkat nasional, Eko mengatakan, ia kemudian mewakili Kalsel.
Sampai pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016, Eko Yuli Irawan berpindah provinsi mewakili Jawa Timur (Jatim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/atlet-pindah-daerah_20171209_220014.jpg)