Ustaz Abdul Somad Jalani Sidang Kasus Penipuan, Ia Didampingi Pengacara Lihai Ini

Ketika itu, Abdul Somad hendak mengikuti pendidikan S1 di Institut Agama Islam Negeri Sultan Syarif Qosim, Pekanbaru, Riau.

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Andi Asmadi
Ustaz Abdul Somad 

Pengacara: "Hakim yang mulia, harap terdakwa memberikan penjelasan."

Hakim: "Benarkah Anda telah menipu?"

Baca: 9 Manfaat Luar Biasa Ikan Salmon yang Bikin Siapapun Ingin Mengonsumsinya

Terdakwa: "Hakim yang mulia. Ketika saya akan mendaftar. Tertulis di persyaratan: harap menyerahkan pas foto 3x4 sebanyak 8 lembar. Tidak ada disebutkan mesti pakai peci."

"Setelah dicetak, panitia minta pas foto pakai peci. Saya tidak ada duit untuk foto lagi pak Hakim. Maka saya lukis pas foto itu seolah-olah pakai peci. Panitia pun menerima. Panitia baru tahu bahwa peci pada pas foto itu lukisan karena tintanya luntur kena lem, Pak Hakim."

Pengacara: "Hakim yang mulia. Bila kita perhatikan kasus ini. Tidak murni kesalahan terdakwa. Tapi juga kekeliruan panitia. Harap Hakim yang mulia mempertimbangkan."

Hakim: "Sidang ditunda."

Tak lama hakim bersidang, selanjutnya pembacaan putusan.
Hakim: "Dengan ini dinyatakan bahwa terdakwa Abdul Somad tidak bersalah."

Ustaz Abdul Somad semasa mahasiswa
Ustaz Abdul Somad semasa mahasiswa ()

Ya, sidang yang dijalani Abdul Somad ketika mahasiswa bukan sidang peradilan umum di kantor pengadilan.

Sidang itu namanya MAHMALUB (Mahkamah Mahasiswa Luar Biasa) Opspek IAIN Susqo Juli 1996.

Baca: Nagita Slavina Difitnah Begini Keji, Fakta Miris Sebenarnya Diungkap Pengasuh Rafatar

Ustaz Abdul Somad mengisahkan bagaimana ia menjalani Mahmalub tersebut, ketika mengikuti Ospek 1996, di akun Facebook resminya yang ditulis pada Selasa, 19 Desember 2017.  

Belum lama ini, Ustaz Somad bertemu dengan pengacara yang mendampinginya ketika itu, yakni GP Ade Darmawi.

Bersama pengacara ketika menjalani sidang Mahmalub Ospek
Bersama pengacara ketika menjalani sidang Mahmalub Ospek 1996, GP Ade Darmawi.

"Pengacara saya 21 tahun yang lalu membangkitkan satu episode perjalanan kehidupan. Semoga kelak kami bisa bersama Rasulullah SAW dalam Jannatulfirdaus," katanya.

Tanggapan Netizen

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved