Puting Beliung Menerjang: 5 Sekolah dan Beberapa Rumah Rusak, 2 Orang Terluka
Angin puting beliung menerjang lima unit sekolah dan beberapa unit rumah di Kecamatan Sukarame.
Penulis: BayuTribun | Editor: Yoso Muliawan
LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BAYU SAPUTRA
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Angin puting beliung menerjang lima unit sekolah dan beberapa unit rumah di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (12/6/2018) siang. Beberapa pohon tumbang di kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Lima sekolah yang terdampak terjangan puting beliung masing-masing SMA Negeri 12, SMKN 7, SMPN 36, SMPN 24, dan PAUD Negeri Pembina. Selain ruang kelas, ruang perpustakaan turut rusak.
Fajar (34), warga yang rumahnya terkena puting beliung, mengungkapkan, puting beliung melanda pada siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, ia berada di dalam rumah lantaran hujan.
"Gerrrudukk....Berrrrrr....suara hujan, terus angin kencang. Genteng rumah saya ambrol," tutur Fajar yang mengaku tak berani keluar rumah karena khawatir tertimpa genteng.
Pantauan Tribun, lima sekolah di Sukarame rusak. Terparah di SMPN 24. Setidaknya 10 ruang kelas di SMPN tersebut mengalami kerusakan. Sementara di empat sekolah lainnya, tembok dan genteng mengalami kerusakan.
"Ruang-ruang kelas sampai ruang perpustakaan mengalami kerusakan karena puting beliung," kata Khaidir, guru IPA SMPN 24.
Pihak SMPN 24 telah melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.
"Besar harapan setelah masuk tahun ajaran baru 16 Juli mendatang, semua atap dan bangunan yang rusak sudah mendapat perbaikan," ujar Khaidir.
Korban Luka
Di SMPN 36, terjangan puting beliung memakan korban luka. Dua pekerja yang sedang melakukan perbaikan mengalami luka pada wajah dan kepala.
"Tadi kami sedang kerja. Dua rekan kami, Naryo dan Farul, sedang memasang atap di atas," beber Hasan, mandor pembangunan SMPN 36.
Saat puting beliung menghantam bangunan sekolah, dua pekerja tersebut tertimpa atap. Meskipun sempat berlindung, tetapi keduanya tetap tertimpa atap hingga mengakibatkan luka berdarah. Pihak sekolah lalu membawa mereka ke Rumah Sakit Immanuel untuk penanganan medis.
Tembok Lapangan Golf
Puting beliung juga menerjang tembok lapangan golf, Sukarame. Prasudin, pegawai lapangan golf, mengungkapkan, tembok sepanjang 700 meter lebih roboh.