"Pak Ogah" Kuasai U-Turn, Kapolresta: Akan Kami Tangkap

Putaran jalan atau U-Turn di Kota Bandar Lampung saat ini banyak dikuasi oleh "Pak Ogah" atau penjaga yang dengan sukarela membantu mobil

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni

Seperti Suryawan, warga Sultan Haji, Bandar Lampung, mengaku sangat terbantu adanya "Pak Ogah" itu meski harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar mereka.
Hal ini, menurut Suryawan, mestinya menjadi cambuk bagi petugas terkait itu sigab mengatur arus lalu lintas di sepanjang u turn bukan malah petugas ilegel yang berdiri disana.

"Saya perhatikan ini petugas malah duduknya di perempatan saja, tidak ada yang berada di u turn itu," katanya

Jadi seharusnya petugas harus mulai stanby di sepanjang U-Turn untuk mengatur arus lalu lintas.(byu)

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Polisi Murbani Budi Pitono berjanji segera menertibkan "Pak Ogah" di Kota Tapis Berseri.

Menurut Murbani, mereka itu tidak boleh menjadi preman dan keberadaan mereka itu ilegal. Apalagi kalau memaksa itu harus ditangkap.

"Mereka itu bukan aparat yang berwenang mengatur arus lalu lintas, tapi mereka ambil jalan itu seraya mereka menguasai dan itu akan kami tangkap," kata Kapolresta kepada Tribun, Rabu (27/6).

Murbani juga mengimbau kepada pengendara untuk tidak memberi imbalan kepada "Pak Ogah". "Kalau diberi imbalan, maka mereka juga akan terus berjaga di U-Turn tersebut.

Sehingga kebiasaan memberi itu akan membuat mereka akan betah di jalanan. Jadi baiknya masyarakat jangan memberikan uang kepada mereka.(byu)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved