Pegawai Lapas Way Kanan Edarkan Sabu, Kanwil Kemenkumham Beri Pernyataan

Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkumham akan melakukan tes urine di Lapas Way Kanan.

Pegawai Lapas Way Kanan Edarkan Sabu, Kanwil Kemenkumham Beri Pernyataan
Istimewa
Gris Aka Putra, oknum petugas Lapas Way Kanan, diciduk polisi karena kedapatan menjadi kurir narkoba. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung menyerahkan sepenuhnya kasus narkoba yang melibatkan oknum pegawai Lapas Way Kanan ke polisi.

"Untuk proses hukum, kami serahkan kepada pihak kepolisian," kata Humas Kanwil Kemenkumham Lampung Erwin via telepon, Kamis, 9 Agustus 2018.

Erwin mengatakan, sanksi yang akan diberikan juga menunggu proses hukum. "Kita tidak serta-merta memberikan sanksi kepada pegawai. Kami masih menunggu keputusan hukum tetapnya dahulu," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkumham akan melakukan tes urine di Lapas Way Kanan. "Hari ini Satgas Kamtib sedang ke Lapas Way Kanan untuk tes urine. Tapi, belum tahu hasilnya," imbuhnya.

Baca: Libatkan Napi Lapas Rajabasa, Polda Lampung Amankan 2.500 Butir Pil Ekstasi

Kasat Narkoba Polres Way Kanan Iptu Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan ‎terhadap tertangkapnya Gris Aka Putra (30), oknum pegawai Lapas Way Kanan. "Masih kami lakukan penyelidikan," katanya.

Soal tersangka baru, Dwi belum bisa menjawabnya. "Nanti kalau sudah tertangkap, kami beri tahu kepada rekan wartawan," ujarnya. 

Satuan Reserse Narkoba Polres Way Kanan meringkus pria yang biasa disapa Aka ini di lapas tempatnya bekerja, Selasa, 7 Agustus 2018 malam.

Warga Kampung Negeri Batin, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan itu diduga menjadi kurir narkoba.

Baca: Lagi, Oknum Petugas Lapas di Lampung Diciduk karena Edarkan Narkoba

Penangkapan Aka berawal dari informasi adanya transaksi narkoba di Lapas Way Kanan.

Dalam pengintaian yang dipimpin Wakapolres Way Kanan Kompol Vicky Dzulkarnain, polisi melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi masuk ke dalam lapas. Polisi pun langsung melakukan penyergapan.

Saat digeledah, tersangka sempat membuang sebungkus kotak rokok yang diduga di dalamnya berisi sabu. Namun, ia dapat melepaskan diri dan kabur ke dalam lapas.

Setelah melakukan pencarian selama dua jam, polisi menangkap tersangka.

"Tersangka GAP kami ringkus sekitar pukul 22.00 WIB tanpa melakukan perlawanan,” ujar Dwi dalam ekspose di Mapolres Way Kanan, Rabu, 8 Agustus 2018. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved