Nasib 7 Preman Peras Warga hingga Puluhan Juta dan Aniaya Polisi Menyamar

Video menampilkan seorang polisi menyamar menjadi warga biasa. Polisi itu turut dianiaya oleh preman-preman itu.

Nasib 7 Preman Peras Warga hingga Puluhan Juta dan Aniaya Polisi Menyamar
Tangkapan bidik layar Facebook Rendi Puguh Gumilang
Polisi menangkap preman di sebuah ruko di Cengkareng. 

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan seorang warga, yang diharuskan membayar uang senilai Rp 16 juta hingga Rp 20 juta kepada para preman.

"Kan ada masyarakat yang mau datang ke rukonya dia, mau bikin jembatan. Tapi nggak dibolehin karena belum bayar uang keamanan lah istilahnya bagi mereka gitu," kata Edy, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

"Uang keamanan itu dendanya udah berpuluh-puluh tahun dengan alasan itu belum pernah dibayar. Itu kalau ditotal sekitar Rp 16 juta-Rp 20 juta," sambungnya.

Edy menyatakan, polisi langsung bertindak untuk memastikan kebenaran laporan warga.

Karena itu, seorang anggota Polres Jakarta Barat diterjunkan untuk menyamar, dan mengikuti salah satu warga untuk masuk ke kompleks ruko.

"Jadi untuk memastikan benar atau nggak, pada saat si pemilik ruko akan memasukkan bahan bangunan dengan pekerjannya, kita mengikutkan salah satu anggota kita," kata Edy

"Malah anggota kita juga mau dianiaya sama mereka, sehingga kita melakukan tindakan tegas dengan menangkap preman-preman itu," sambungnya.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih dalam proses pemeriksaan semuanya," kata Edy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Warga Ruko Seribu Cengkareng Diperas Preman Puluhan Juta Rupiah".

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved