Tribun Lampung Selatan

Kadisdukcapil: Pemblokiran Warga Belum Rekam e-KTP Tunggu Kemendagri

Terkait rencana penyisiran dan pemblokiran tersebut, kita tunggu surat edaran dari Kemendagri.

Kadisdukcapil: Pemblokiran Warga Belum Rekam e-KTP Tunggu Kemendagri
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lampung Selatan Edi Finandi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lampung Selatan Edi Finandi mengatakan, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Kemendagri terkait rencana penyisiran dan pemblokiran warga berusia di atas 23 tahun yang belum melakukan perekaman data e-KTP pada akhir tahun.

“Saat ini kita mendorong masyarakat untuk melakukan perekaman guna persiapan Pileg dan Pilpres 2018. Terkait rencana penyisiran dan pemblokiran tersebut, kita tunggu surat edaran dari Kemendagri,” kata Edi, Senin, 17 September 2018.

Dia mengatakan, berdasarkan data semester I Juli 2018 yang dikeluarkan Kemendagri, jumlah wajib KTP di Lampung Selatan mencapai 746.230 orang. Sementara yang sudah melakukan perekaman 712.071 orang.

Baca: Tak Rekam e-KTP Hingga Akhir Tahun Ini, Siap-siap Data Kependudukannya Kena Blokir

Baca: Dengan Modal Lakban dan Gunting, Irvan Buka Jasa Servis e-KTP

“Masih ada 33.159 yang belum melakukan perekaman. Ini terus kita upayakan untuk bisa segera melakukan perekaman. Kita juga minta peran aktif dari masyarakat,” terang Edi.

Langkah yang dilakukan jajarannya untuk menyelesaikan sisa proses perekaman yang belum dilakukan dengan melakukan jemput bola perekaman data ke desa-desa.

Lalu mengaktifkan alat perekaman di setiap kecamatan dan juga menambah jam pelayanan di kantor Disdukcapil hingga hari Sabtu.

“Kita berharap sisa data jumlah penduduk yang wajib KTP yang belum melakukan perekaman ini sudah akan dapat terselesaikan sebelum batas akhir tahun nanti. Jadi tidak memunculkan masalah kepada warga kita,” kata Edi. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved