Tribun Lampung Utara

Rampok Kuras Rp 60 Juta dan Emas 90 Gram di Abung Semuli

Aksi perampokan menimpa seorang bos karet bernama Suwandi, warga Desa Sukamaju, Abung Semuli, Lampung Utara.

Rampok Kuras Rp 60 Juta dan Emas 90 Gram di Abung Semuli
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Rumah Suwandi di Abung Semuli, Lampung Utara yang menjadi korban perampokan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, ABUNG SEMULI - Aksi perampokan terjadi di kabupaten Lampung Utara pada Minggu (23/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Kali ini menimpa seorang bos karet bernama Suwandi, warga Desa Sukamaju, Abung Semuli.

Kapolsek Abung Semuli, Ajun Komisaris Tarwidi membenarkan adanya aksi kejahatan tersebut. Pelaku diperkirakan berjumlah empat orang.

Baca: Simulasi Perampokan Kantor Cabang BRI Teluk Betung Dengan Menggunakan Program SPIS

Para pelaku masuk ke dalam rumah korban, lalu mengumpulkan para penghuninya di ruang tengah. "Satu keluarga itu diikat tubuhnya pakai tali rafia dan mata ditutup dengan kain," ujar Tarwidi, Selasa (25/9).

Baca: Perampok Kuras Harta Pengepul Kopi di Lampung Barat. Uang Rp 80 Juta dan Emas 40 Gram Dibawa Kabur

Anggota keluarga Suwandi yang diikat berada di bawah todongan senjata api. Sedangkan Suwandi diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang dan barang berharga.
Berada di bawah ancaman, Suwandi akhirnya memberitahu tempat penyimpanan uang dan barang berharga.

Para perampok menggasak uang tunai sekitar Rp 60 juta, perhiasan emas sekitar 90 gram dan sekitar 12 unit handphone berbagai merek.

"Mereka lalu melarikan diri lewat pintu samping rumah korban yang bersebelahan dengan kandang kambing," ucap Tarwidi.

Polisi yang mendapat laporan perampokan itu, segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi sempat mengendus keberadaan para pelaku di dalam kebun karet yang jaraknya sekitar satu kilometer dari rumah korban.

Saat dilakukan penyisiran, polisi hanya menemukan handphone milik korban dan tas. "Pelaku sempat makan karena kami temukan bungkusan bekas nasi di tempat HP ditemukan," kata Tarwidi.

Saat ini, polisi masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. Korban dan keluarganya tidak ditemukan luka tembak ataupun kekerasan.

Tribun sempat menyambangi rumah korban untuk meminta konfirmasi. Ada perempuan paruh baya yang menanyakan maksud kedatangan Tribun. Saat diberitahu ingin wawancara, perempuan tersebut tidak menghiraukan. (ang)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved