Tribun Tanggamus

Jembatan Rusak, Warga Kelumbayan ke Kota Agung Terpaksa Memutar via Bandar Lampung

Ia menambahkan, warga harus menempuh perjalanan lebih panjang lantaran rute itu memutar.

Jembatan Rusak, Warga Kelumbayan ke Kota Agung Terpaksa Memutar via Bandar Lampung
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Truk Hino BG 8551 UQ dievakuasi dari dalam sungai setelah jembatan Way Lunik di Pekon Kubu Langka, Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus patah pada Selasa, 25 September 2018 lalu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Warga berharap ada pembangunan jembatan darurat di Way Lunik, Pekon Kubu Langka, Kecamatan Cukuh Balak, Tanggamus. 

Menurut Magat Syolahudin, warga Pekon Paku, Kecamatan Kelumbayan, jalan tempat jembatan patah adalah poros utama bagi warga Cukuh Balak, Kelumbayan Barat, dan Kelumbayan

"Itu jalan utama. Kalau tidak cepat ditangani, warga Kelumbayan Barat, Kelumbayan terpaksa melewati Bandar Lampung atau Pesawaran jika ingin ke Kota Agung," ujar Magat, Rabu, 26 September 2018.

Ia menambahkan, warga harus menempuh perjalanan lebih panjang lantaran rute itu memutar.

Sedangkan Kubu Langka adalah jalur yang memotong putaran itu. 

"Jadi kalau bisa warga minta jembatan darurat. Jangan menunggu pembangunan jembatan karena itu pasti butuh waktu, sedangkan warga ingin secepatnya," tambah Magat. 

Baca: VIDEO - Tantang Pengusaha Perbaiki Jembatan, Nanang Ermanto Kumpulkan Rp 325 Juta

Ia mengaku, jembatan itu dibangun sebelum tahun 2000. Hal itu dilihat dari bentuk jembatan.

Sejak awal jembatan semipermanen ini menggunakan rangka besi dan lantainya batang kayu.  

Sementara ini, warga yang ingin melintasi jalan itu harus turun ke sungai.

Halaman
12
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved