Penerimaan CPNS 2018
Bukan Hanya Pelamar CPNS 2018, BKD pun Sulit Akses sscn.bkn.go.id
Yadistri, calon peserta lainnya, juga mengalami hal sama. Ia mengaku belum bisa melakukan pendaftaran akun.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Daniel Tri Hardanto
Pihaknya pun masih sulit untuk mengakses admin dan memantau aktivitas pelamar.
“Memang seharusnya bisa terpantau. Tetapi, sampai sekarang kami juga masih belum bisa masuk. Server masih sering down. Makanya kami juga belum tahu sudah berapa pelamar yang registrasi dan mendaftarkan diri di Pemprov Lampung,” ujar Rusli, Kamis, 27 September 2018.
Rusli memprediksi pelamar CPNS tahun ini akan membeludak dan melebihi perkiraan.
Hal tersebut terlihat dari sulitnya akses untuk daftar akun di portal BKN.
“Untuk satu daerah bisa saja yang melamar sampai 20 ribu orang. Apalagi kemarin ini moratorium penerimaan cukup panjang. Jadi banyak lulusan yang belum mendapatkan kerja mencoba mendaftarkan diri. Makanya situsnya masih susah diakses,” kata Rusli.
Baca: Sebelum Daftar CPNS 2018, Simak dengan Teliti Syarat dan Caranya
Rusli pun mengimbau agar pelamar tetap bersabar dan terus mencoba.
Waktu yang disediakan oleh BKN untuk melakukan pendaftaran cukup panjang yakni dua minggu.
Oleh karena itu, imbuh Rusli, selagi sempat terus mencoba sampai bisa mendaftar.
“Intinya sabar. Jangan lupa juga persiapkan syarat-syarat yang dibutuhkan. Jadi tidak terburu-buru ketika sudah mendekati akhir masa pendaftaran,” ucap Rusli seraya menyampaikan kepastian lokasi tes akan diumumkan pada Jumat, 28 September 2018.
Lampung Utara Baru 10 Orang
Hingga hari kedua pendaftaran CPNS 2018, Kamis, 27 September 2018, pukul 15.30 WIB, pelamar dari Kabupaten Lampung Utara baru 10 orang.
Sekretaris BPKSDM Lampung Utara Hamdani mengingatkan para pelamar untuk mencantumkan akun email aktif saat registrasi.
"Pastikan email yang diisi saat registrasi itu email yang aktif. Kalau dalam 1x24 jam belum dapat email, harus konfirmasi ke help desk supaya bisa dilihat admin. Tapi, harus teliti juga enggak dapat konfirmasi karena email enggak aktif atau kesalahan penulisan email," kata Hamdani.
Ketika disinggung rincian pendaftar, ia belum bisa menyebutkannya.
Terkait keluhan yang masuk ke portal lampungutara.go.id, ia mengaku belum tahu apa saja. Sebab, yang mengelola website tersebut adalah diskominfo.