Jembatan Suramadu Kini Bisa Dilalui secara Gratis

Terhitung mulai Sabtu (27/10/2018), Tol Jembatan Suramadu dapat dilalui tanpa membayar, alias gratis.

Jembatan Suramadu Kini Bisa Dilalui secara Gratis
Kompas.com/Dani Prabowo
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembebasan tarif Tol jembatan Suramadu di atas truk logistik, Sabtu (27/10/2018). 

Pada akhir 1990, Presiden kedua RI Soeharto membentuk Tim Nusa Bakti yang merupakan gabungan antara tim ahli Indonesia dan Jepang.

Pada 1997, rencana pembangunan sempat dihentikan sementara karena terjadi krisis moneter yang melanda sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Lima tahun kemudian, tepatnya pada 20 Juli 2003, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri meresmikan kembali pembangunan jembatan tersebut.

Butuh waktu sekitar enam tahun untuk menyelesaikan proyek itu, sebelum akhirnya diresmikan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009.

Jembatan Suramadu merupakan jembatan nasional terpanjang yang dibangun pemerintah, guna meningkatkan pertumbuhan sektor infrastruktur dan perekonomian Pulau Madura.

Jembatan Suramadu terbentang sepanjang 5,4 kilometer (km) dan memiliki lebar 2 meter x 15 meter.

Jembatan itu terdiri atas tiga bagian.

Ketiga bagian tersebut yaitu jembatan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).

Setelah diresmikan, pemerintah menerbitkan Kepmen PU Nomor 395/KPTS/M/2009 terkait tarif.

Saat itu, ada enam sistem penggolongan tarif, yaitu Golongan I Rp 30.000.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved