Jokowi Curhat Defisit Ekonomi di Depan Peserta Silaknas ICMI Bandar Lampung
Jokowi Curhat Defisit Ekonomi di Depan Peserta Silaknas ICMI Bandar Lampung
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Presiden RI Joko Widodo curhat soal defisit ekonomi di hadapan sekitar 1.000 orang peserta Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Mahligai Convention Centre, Gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Kamis (6/12) malam.
Presiden RI Joko Widodo yang Kamis siang melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta, sore hari langsung terbang ke Lampung untuk membuka Silaknas ICMI tersebut.
Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Mendikbud Muhadjir Effendy tiba di Gedung Pascasarjana UBL sekitar pukul 19.15 WIB.
• Endorse Kosmetik Oplosan, 7 Artis Ternama Ini Diperiksa Polisi
Rombongan Istana ini disambut tarian khas Lampung dan diterima oleh Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie.
Turut hadir Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan sejumlah kepala daerah di Bumi Ruwa Jurai.
Dalam sambutannya, Jokowi mengajak ICMI untuk turut memecahkan masalah berat yang terjadi belakangan ini di Indonesia.
Jokowi meyakini para cendekiawan di ICMI bisa mengatasi berbagai masalah di Tanah Air.
"ICMI adalah ormas bukan sembarang ormas. ICMI kumpulan kalangan cendekiawan yang memegang teguh Islam, yang menguasai pengetahuan dan teknologi. Artinya ICMI berkumpulnya orang-orang hebat, untuk itu saya mengajak untuk memecahkan masalah yang berat," kata Jokowi.
• Jaringan Internet Telkomsel di Sumatera Dikabarkan Lumpuh, Manajemen Ungkap Penyebabnya
Adapun masalah yang dimaksud adalah perekonomian Indonesia yang terus menerus mengalami defisit transaksi berjalan. Menurut Jokowi, sejak puluhan tahun silam sampai sekarang masalah ini tak terselesaikan.
"Defisit transaksi berjalan, kita tak bisa selesaikan. Sehingga menghambat laju pertumbuhan," ungkapnya.
Jika bisa menyelesaikan masalah defisit perekenomian ini, Jokowi meyakini Indonesia akan menjadi negara maju.
Defisit transaksi berjalan adalah kondisi keuangan negara di mana angka pertumbuhan impor lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan ekspor.
Impor dan ekspor menjadi instrumen dalam perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB).
• Iphone Disalip Samsung dan Huawei untuk Hadirkan Perangkat 5G
PDB sendiri merupakan tolok ukur dari laju pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Semakin tinggi nilai PDB yang diperoleh, maka semakin baik laju perekonomian negara tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/presiden-jokowi-usai-pembukaan-silaknas-icmi-2018.jpg)