Jokowi Curhat Defisit Ekonomi di Depan Peserta Silaknas ICMI Bandar Lampung
Jokowi Curhat Defisit Ekonomi di Depan Peserta Silaknas ICMI Bandar Lampung
Jokowi mencontohkan sektor sumber daya alam bauksit yang setiap tahun diekspor hingga jutaan ton.
Di sisi lain, pabrik aluminium di Indonesia justru mengimpor ratusan ton setiap tahun.
Padahal alumunium bahan bakunya adalah bauksit.
• Harbolnas Tokopedia 12.12, Tokopedia Guyur Konsumen Uang Tunai Rp 500 Juta
"Harga 35 dolar per ton. Kalau kita punya pengolahan bauksit kita gak perlu impor alumunium. Begitu juga kelapa sawit, kita produsen terbesar tapi kita menjual bahan mentahnya saja," kata Jokowi.
Untuk itu, Jokowi mengaku saat ini sudah dilakukan hilirisasi kelapa sawit sehingga bisa menghasilkan solar.
"Sekarang kita coba B20 nanti B50 hingga B100 agar kita mengurangi impor. Kita butuh hijarah, sehingga perlu cendekiawan, ini ICMI bisa berperan," ujarnya.
Jokowi menuturkan, mulai tahun depan akan memulai pembangunan yang bergeser ke sumber daya manusia. Untuk mewujudkannya, Indonesia butuh pimpinan yang bisa merespons kecepatan perubahan yang ada.
"Bertubi-tubi perubahan teknologi, ilmu pengetahuan secara cepat sehingga membutuhkan agen perubahan baik tingkat nasional dan daerah. Saya berharap ICMI berperan dalam hal ini," tandasnya.
Jumly: Bangsa Terkuat
Sementara itu, Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie mengapreasiasi kehadiran Jokowi di Silaknas ICMI. Meskipun, kehadiran Jokowi mengubah jadwal Silaknas yang sedianya digelar mulai Jumat (7/12).
"Jadwal beliau (Presiden) ini ketat, tapi bisa hadir. Meski kosekwensi jadwal dipercepat tapi gak apa-apa, yang penting Bapak Presiden datang," kata Jimly.
Jimly menuturkan, ICMI termasuk pilar kemajuan bangsa. Dengan kekayaan SDA dibarengi kualitas SDM, Jimly optimistis Indonesia akan berkembang menjadi bangsa terkuat keempat.
"Syaratnya harus dilengkapi kekuatan beroganisasi. Kita (ICMI) harus turut serta," katanya.
Jimly pun mengingatkan semua pihak untuk tidak menyebar kebencian sesama masyarakat. Sebab, Indonesia adalah negara majemuk.
"Negara ini dibangun bukan untuk persaingan menang kalah. Semoga kita rukun dan damai," ungkap Jimly.
Jimly menambahkan, selain acara milad ICMI, digelar juga deklarasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Asia Tenggara (ICMA). "Tujuannya menyebarkan Islam yang toleran dan damai bagi negara Asia Tenggara," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/presiden-jokowi-usai-pembukaan-silaknas-icmi-2018.jpg)