Tribun Bandar Lampung

BREAKING NEWS - Uang Setoran Proyek yang Diterima Agus BN Sebagian Digunakan Membeli Tanah

BREAKING NEWS - Uang Setoran Proyek yang Diterima Agus BN Sebagian Digunakan Membeli Tanah

BREAKING NEWS - Uang Setoran Proyek yang Diterima Agus BN Sebagian Digunakan Membeli Tanah
Tribunlampung/Perdi
Agus BN Jalani sidang perdana 

Laporan Wartawan Tribun Lampung : Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK) Al –Fikri dalam dakwaan terhadap terdakwa Agus Bhakti Nugroho mengatakan uang setoran proyek yang diterima Agus BN selama kurun 2016-2018 sebesar Rp 72,74 miliar, ada yang disetorkan langsung kepada Zainudin Hasan selaku Bupati Lampung Selatan, dan sebagian digunakan untuk membayar kepentingan pribadi Zainudin Hasan.

Dalam dakwaan di sidang perdana terdakwa Agus BN di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (13/12/2018) Al - Fikri merinci terdapat 32 item aliran dana yang berasal dari setoran proyek tersebut.

Diantaranya tahun 2016 membayar tanah seluas 1.584m2 seharga Rp 475,5 juta kepada Rusman Effendi  Dosen STAI YASBA Kalianda Lampung Selatan.

Februari 2016 digunakan untuk membayar pekerjaan pembanguunan rumah dan masjid milik Zainudin Hasan di Kalianda sebesar  Rp 3,826 miliar kepada Ahmad Bastian selaku kontraktor.

Brigjen Teddy Minahasa Putra Resmi Jabat Wakapolda Lampung Gantikan Brigjen Yoyol

“Tahun 2016 terdakwa memberikan uang kepada Bobby Zulhaidir  orang dekat Zainudin Hasan)untuk membayar pembelian tanah seluas 80 hektare di desa Sukatani milik Zainudin hasan sebesar Rp 8 miliar.

Di akhir tahun 2016, kembali memberikan uang kepada Bobby sebesar Rp 600 juta untuk beli tanah di Sidomulyo untuk usaha Aspal Machine Plan yang dikelola Bobby,” tegas Al Fikri.

Sedangkan pada awal  2017,   terdakwa memberikan uang  Rp 3 miliar untuk pekerjaan pembangunan rumah dan masid milik Zainudin Hasan dan uang tersebut diserahkan kepada Pipin selaku arsitek yang mengerjakan pembanguannnya.

BERITA FOTO - Pegang Tasbih, Agus BN Tak Henti Berzikir Jalani Sidang Perdana

“Masih di awal tahun 2017, terdakwa membayar  Rp 1 miliar untuk saham pribadi Zainudin Hasan di Rumah Sakit Airan." paparnya. 

Awal 2017 kembali terdakwa membayarkan pemeblian tanah di Desa Marga Catur dekat pondok pesantren Gontor seuasa 83 hektare kepada Thamrin selaku perantara masyrakat transmigrasi  untuk dimiliki Zainudin Hasan.

Halaman
123
Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved