Tsunami Pesisir Lampung
Ternyata Tak Hanya Seventeen, 5 Band Ini Juga Ditinggalkan Personelnya dengan Cara Tragis
Duka teramat dalam masih dirasakan oleh Riefian Fajarsyah atau yang akrab disapa Ifan, vokalis grup band Seventeen.
Pasca kecelakaan, band ini pun memutuskan untuk mundur dari dunia hiburan.
• Dikenal Pekerja Keras, Ini Sosok Dylan Sahara Istri Ifan Seventeen yang Jadi Korban Tsunami Banten
4. Bar-Kays
Bar-Kays adalah band musik soul, R&B, dan funk Amerika yang dibentuk pada 1966 silam.
Karier mereka sangat cemerlang karena berhasil masuk Billboard Hot 100 di AS.
Nahas, pada 10 Desember 1967, Redding dan empat anggota band yakni Jimmie King (gitar), Ronnie Caldwell (organ listrik), Phalon Jones (saksofon), dan Carl Cunningham (drum) meninggal dunia.
Mereka harus kehilangan nyawanya saat pesawat yang mereka tumpangi menabrak Danau Monona, dekat Madison, Wisconsin, ketika berusaha mendarat di Truax Field.
Saat itu, Redding dan band dijadwalkan untuk memainkan konser berikutnya di Madison.
Trumpeter Ben Cauley adalah satu-satunya yang selamat dari kecelakaan itu.
Sementara nassist James Alexander ada di pesawat lain, karena pesawat yang membawa Redding hanya menampung tujuh penumpang.
• Ungkapan Hati Ifan Seventeen yang Kehilangan Istri dan 3 Sahabat Akibat Tsunami
5. Badfinger
Badfinger adalah band bergenre rock yang terbentuk di Swansea yang aktif pada 1960 hingga 1980-an.
Band ini digawangi oleh Pete Ham, Mike Gibbins, Tom Evans, dan Joey Molland.
Kala itu, mereka dikenal karena pengaruhnya pada genre power pop 1970-an.
Namun, mereka mengalami kekacauan setelah pembubaran Apple Records.
Setelah Apple Records dibubarkan pada 1973, Badfinger berjuang dengan sejumlah masalah hukum, manajerial dan keuangan, menyebabkan dirinya melakukan bunuh diri pada 1975.