Tribun Lampung Selatan

RSUD Bob Bazar Ingin Jadi Role Model WBK

Secara prinsip RSUD Bob Bazar sudah memiliki misi meraih zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dalam waktu dekat.

RSUD Bob Bazar Ingin Jadi Role Model WBK
Tribunlampung/Dedi
Sosialiasai Pencegahan Korupsi oleh KPK di RSUD Bob Bazar pada bulan Agustus 2018 silam. 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar terus melakukan berbagai pembenahan guna mewujudkan target menjadi institusi bidang pelayanan kesehatan yang modern, sehat dan kompetitif.

Untuk mewujudkan hal itu, manajemen RSUD Bob Bazar menjalin kerjasama dengan 3 lembaga.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) dan Ombusman Lampung.

Direktur Utama RSUD Bob Bazar, dr Diah Anjarini mengatakan melalui kerjasama tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi RSUD Bob Bazar dalam upaya memperbaiki kinerja pada bidang keuangan, pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Beberapa waktu lalu kita disibukan dengan kegiatan penanganan korban bencana tsunami. Dan saat ini kita segera melanjutkan proses pelembagaan RSUD Bob Bazar menjadi institusi modern, sehat dan kompetitif,” kata dia kepada tribun, senin (28/1).

Walikota Herman HN Resmikan Masjid Jami Miftahul Jannah di Jagabaya I

dr Diah mengatakan secara prinsip RSUD Bob Bazar sudah memiliki misi meraih zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dalam waktu dekat.

Sejak Kopsurgah KPK melakukan sosialisasi di RSUD Bob Bazar pada bulan Agustus 2018 lalu, manajemen RSUD terus melakukan perbaikan semua unit.

Memilih akan Menikah dengan Ahok Dalam Waktu Dekat, Inilah 3 Hal yang Dikorbankan Puput Nastiti Devi

“Kami terus berporses dan melakukan perbaikan semua unit yang dinilai oleh lembaga terkait, yakni Kementerian PAN dan RB,” terang dirinya.

Ia menegaskan manajemen RSUD Bob Bazar tidak akan berhenti pada tataran normatif.

Tetapi manajemen RSUD ingin mewujudkan target menjadi model pengelolaan rumah sakit yang sesuai dengan aturan tetapi tetap diselaraskan dengan kearifan lokal (local wisdom) yang ada di Lampung Selatan.

“Kita secara pro aktif menawarkan diri kepada 3 lembaga agar bersama-sama mau membantu kita membuat model terstandar yang bisa dipahami publik secara luas. Normatif saja tidaklah cukup bagi kami. Kita ingin ada trobosan untuk mengakhiri perdebatan publik terkait dengan konsep dan persepsi terhadap RSUD Bob Bazar,” ujar dr. Diah.

Karenanya pihak manajemen RSUD pun berencana menginisiasi dengan 3 lembaga KPK, BPKP dan Ombusman guna merumuskan model pelayanan dan pengelolaan yang tepat bagi RSUD Bob Bazar.

Dirinya menambahkan, manajemen RSUD pun telah mendapatkan dukungan dari 3 lembaga tersebut untuk mewujudkan zona integritas menuju WBK yang telah dicanangkan sejak bulan September 2018 lalu.

“Kita berharap masyarakat bisa memahami niat kami untuk terus berbenah. Bertransformasi menjadi lembaga pelayanan kesehatan kuat, sehat dan kompetitif yang bisa dibanggakan masyarakat kabupaten Lampung Selatan,” tegas dr. Diah. (dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved