Tribun Tanggamus

2 Tahun Rusak, Warga Minta Perbaikan Jalan Lintas di Sumber Rejo

Warga Kecamatan Sumber Rejo mengharapkan perbaikan kerusakan jalan lintas kecamatan di lokasi setempat.

2 Tahun Rusak, Warga Minta Perbaikan Jalan Lintas di Sumber Rejo
TRIBUN LAMPUNG/TRI YULIANTO
PEBAIKAN - Warga Kecamatan Sumber Rejo mengharapkan perbaikan kerusakan jalan lintas kecamatan yang dalam dua tahun belakangan belum tersentuh pembangunan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Warga Kecamatan Sumber Rejo mengharapkan perbaikan kerusakan jalan lintas kecamatan di lokasi setempat.

Menurut Madi, warga Pekon Simpang Kanan, jalan tersebut merupakan jalan utama lintas pekon dan lintas kecamatan. Jalan tersebut menghubungkan Kecamatan Sumber Rejo dan Gisting. Dan akses terdekat jika menuju ke jalan lintas barat dari Sumber Rejo.

"Sekarang jalannya makin rusak, banyak lubang-lubangnya. Kalau bisa cepat diperbaiki sebelum makin tambah rusak, sebab ini jalan utama masyarakat ke Sumber Rejo, atau dari Sumber Rejo keluar. Ada juga ke Pulau Panggung, Ulu Belu lewat sini kalau dari Gisting," terang Madi, Minggu (24/2).

Jalan Rusak akibat Proyek Jalan Tol, Warga Mesuji Pasang Portal

Ia mengaku, kerusakan sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Setahun terakhir kerusakannya masin banyak dan parah. Kerusakan berupa aspal yang mengelupas, lalu berlubang dan akhirnya jadi kubangan saat hujan turun.

Kerusakan mulai terjadi sejak ruas Pekon Simpang Kanan, Pekon Dadapan dan Pekon Margoyoso. Kerusakan terparah ada di Pekon Dadapan dan sebagian Pekon Margoyoso karena jumlah lubangnya banyak dan lebar merata ke badan jalan.

"Sebenarnya perbaikan jalan bisa tambal sulam saja, di tempat-tempat yang rusak. Itu saja sudah cukup karena masih banyak yang aspalnya masih bagus, jadi tidak perlu aspal ulang sepanjang jalan," kata Madi.

Pembangunan Jembatan di Mercu Buana Tubaba Sisakan Jalan Rusak

Menurut Juni, warga Pekon Dadapan, perbaikan diharapkan terjadi tahun ini. Tujuannya agar kerusakan tidak bertambah banyak dan tidak makin parah.

"Kalau bisa ya secepatnya sebab sayang yang aspalnya bagus nanti jadi rusak juga. Sebab kalau jalan dibiarkan rusak, rusak itu pasti makin tambah banyak. Lebih baik diperbaiki sedikit-sedikit tapi rutin," ujar Juni.

Ia mengaku jika perbaikan sedikit-sedikit anggaran yang dipakai juga tidak terlalu besar, berbeda jika perbaikan total sebab perlu dana besar. "Kalau seperti itu pastinya juga meringankan pemerintah karena pengeluarannya sedikit," tambah Juni. (tri)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved