PT KAI DIVRE IV

PT KAI Cek Jalur Kereta Api Pakai Kereta Inspeksi, Fasilitasnya Ada CCTV

PT KAI Cek Jalur Kereta Api Pakai Kereta Inspeksi, Fasilitasnya Ada CCTV. Ini jalur yang diperiksa.

PT KAI Cek Jalur Kereta Api Pakai Kereta Inspeksi, Fasilitasnya Ada CCTV
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Solichin
Jalur kereta api di wilayah Sumsel dan Lampung diperiksa menggunakan kereta khusus 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRABUMULIH - Setelah kemarin melakukan pemeriksaan lintas secara manual dengan berjalan kaki, pihak PT KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan pemeriksaan lintas menggunakan fasilitas kereta Inspeksi.

Berdasarkan pantauan, kereta Inspeksi tersebut menggunakan satu gerbong yang di dalamnya terdapat kursi-kursi dan satu ruang khusus bagian tengah terdapat layar monitor CCTV untuk mengecek lintas jalur KA

"Ya kereta Inspeksi ini untuk melakukan pemeriksaan lintas untuk wilayah Divre IV mulai dari dari Stasiun Tanjung Rambang sampai Stasiun Tanjungkarang," terang Soni, Senior Manager (SM) Sintel PT KAI Divre IV saat dijumpai di kereta Inspeksi, Kamis (28/2/2019).

Rombongan PT KAI Cek Perlintasan Stasiun Giham-Blambangan Umpu

Gawat! Blangko Kartu Keluarga di Disdukcapil Lampura Sedang Kosong

Menurutnya, kereta Inspeksi ini berangkat dari Stasiun Kertapati menuju Stasiun Prabumulih (wilayah Divre III). Lalu, dilanjutkan ke Stasiun Batu Raja menuju Stasiun Tanjungkarang.

"Nanti akan berhenti sejenak di Stasiun Batu Raja karena ada pembinaan. Dan untuk kereta Inspeksi ini memang untuk sewaktu-waktu saja," ungkapnya.

Lanjut Soni, tujuan kereta Inspeksi ini adalah untuk mengecek langsung semua fungsi kehandalan peralatan di lapangan untuk mendukung operasional kereta api khususnya jalan dan jembatan serta sinyal dan telekomunikasi.

Layar monitor CCTV yang disediakan untuk mengecek semua peralatan di lintas dan itu terekam layarnya di bagian tengah (ruang rapat) dan kamera berada di marsinis.

"Keberadaan kereta Inspeksi ini kemungkinan sudah ada sekitar 10 tahun yang lalu. Untuk tim yang ikut mulai dari TI, TIJ,TIS (dari kantor pusat), Kadivre, SMJJ, SM Sintel, dan para QC dan KUPT JJ dan Sintel diperkirakan sebanyak 20 orang," katanya. (*)

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Solichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved