Tribun People
Baru Berusia 30 Tahun, Wini Karima Fitriyanti Jabat Pimpinan Cabang Pegadaian
Merengkuh posisi tertinggi sebagai pimpinan perusahaan mungkin menjadi impian karyawan.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Merengkuh posisi tertinggi sebagai pimpinan perusahaan mungkin menjadi impian karyawan.
Apalagi posisi itu diraih saat usia masih kategori milenial.
Adalah Wini Karima Fitriyanti yang saat ini menjabat Pelaksana tugas Pimpinan Cabang Pegadaian Tanjungkarang Pusat.
Jabatan itu diemban sejak Januari 2019 di usianya ke-30 tahun.
Posisi itu dicapainya setelah 11 tahun meniti karir di Pegadaian.
Karir berawal 2007 lalu setelah Wini lulus dari D1 Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Saat itu ia bertugas sebagai Penaksir Cabang di Pegadaain Teluk Betung.
• Ide Kreatif Buka Jalan Anisa Ryasti Jadi Pebisnis Jasa Hias Mahar
Tahun berikutnya dengan jabatan serupa di Pegadaian Kedaton dan 2010 menjadi Pengelola Unit di Pegadaian Kedaton.
Pada awal 2013, Wini menjadi Penaksir Cabang Pegadaian Kotabumi.
Setelah tiga bulan pindah ke Pegadaian Tanjungkarang Pusat sebagai pengelola unit. Jabatan serupa di Pegadaian Tanjungkarang Timur 2017 lalu.
Wini diangkat sebagai Asisten Manajer Jaringan dan Distribusi di Kantor Wilayah 3 Palembang awal 2018.
Baru setelahnya Januari 2019 menjadi Plt Pimpinan Cabang Pegadaian Tanjungkarang Pusat sampai saat ini.
Keberhasilan perempuan kelahiran Serang 17 Mei 1989 ini menjadi Plt Pimpinan Cabang Pegadaian Tanjungkarang Pusat bukan hanya dari meniti karir saja. Ia gigih mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat).
• Armalia Reny Dirikan Yayasan Pendidikan Berbekal Amanah Orang Tua
Sebagai karyawan ia selalu menyanggupi dan mengerjakan sebaik mungkin apapun yang diminta atasan kepadanya.
Terkait posisi sebagai pimpinan menurut Wini banyak perubahan dirasakannya.
Mulai dari aturan, program kerja, dan sebagainya. Tapi perubahan itu dijalani Wini dengan semangat dan merasa enjoy.
Perubahan lain yang dirasakan Wini interaksi dengan anak buah.
Saat menjadi Asisten Manajer Jaringan dan Distribusi di Kantor Wilayah 3 Palembang, ia hanya membawahi satu anak buah.
Tapi saat menjadi Plt Pimpinan Cabang Pegadaian Tanjungkarang Pusat Wini membawahi 19 anak buah dengan karakter berbeda.
• Kurnia Oktaviani Tekuni Bisnis Travelling Modal Nekat
Guna memimpin tanggungjawab tersebut, ia menerapkan komunikasi non formal kepada mereka.
Keuntungan komunikasi non formal anak buah mau mengungkapkan segala kendalanya dalam pekerjaan.
Sebagai pimpinan, Wini mencarikan solusi atas kendala itu.
"Selain itu bagi saya komunikasi non formal lebih asyik dibandingkan dengan formal, karena usia saya tidak berbeda jauh dengan anak buah saya.
Jadi kalau komunikasinya formal menurut saya itu terlalu kaku," ujar wanita berhijab itu.
Bahagia Layani Nasabah
Selama berkarir di Pegadaian Wini tidak merasa ada kesulitan.
• Hobi Mendaki Gunung Sejak Remaja, Bikin Cindy Wahyuni Ketagihan
Justru ia merasa enjoy, karena koordinasi dengan atasan baik, semua rekan kerjanya baik dan bersahabat, serta komunikasi dengan nasabah juga baik.
Ditambah lagi melayani nasabah Pegadaian merupakan kebahagian baginyakarena sesuai hasratnya sejak SMA bisa melayani banyak orang.
"Saya pilih karir di Pegadaian karena disinilah pasion saya melayani banyak orang tercapai," jelasnya.
Terkait melayani nasabah Wini aktif memberikan solusi seputar kendala dihadapi nasabah.
Saat solusi itu berhasil, ia merasa lega dan senang. Ini yang membuat Wini semakin semangat melayani nasabah lebih baik lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/wini-karima-fitriyanti.jpg)