Terduga Teroris Ditangkap di Lampung

VIDEO - Penangkapan Terduga Teroris asal Lampung

RS (23) alias PS, terduga teroris asal Lampung, ditangkap Densus 88 Antiteror, Sabtu, 9 Maret 2019 malam.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Daniel Tri Hardanto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - RS (23) alias PS, terduga teroris asal Lampung, ditangkap Densus 88 Antiteror, Sabtu, 9 Maret 2019 malam.

RS adalah warga Jalan Sam Ratulangi, Gang Suhada, Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Polisi menemukan bom yang diduga dirakit oleh RS di genting rumah tetangganya.

Namun, keluarga tak mengetahui jika terduga teroris RS alias PS menyimpan bom di genting rumah tetangganya.

Edi M (58), tetangga RS, menuturkan, orangtuanya tidak tahu-menahu ada bahan peledak.

"Orangtuanya gak tahu bener soal bom. Makanya ibunya shock semalam," kata Edi.

Edi menuturkan, bahan peledak itu disimpan di atap rumah tetangganya, Lubis.

"Jadi rumahnya depan rumah RS. Posisi rumahnya (Lubis) di bawah. Jadi bisalah naruh bom. Padahal keduanya gak pernah saling sapa," tuturnya.

Didatangi Densus 88 Antiteror, Ibu Terduga Teroris di Lampung Mengira Sales Elektronik

Sebelum ditangkap polisi, terduga teroris berinisial RS alias PS ternyata sempat pergi ke Palu, Sulawesi Tengah.

"Jadi RS itu baru pulang 20 hari yang lalu dari Palu," ungkap Saiung Siswomulyono, ketua RT 3 Lk II.

Sepulang dari Palu, RS tidak pernah keluar rumah.

"Awalnya sih sering keluar, ke masjid. Tapi setelah dari Palu di rumah saja," sebutnya.

Sebelum ke Palu, RS sempat satu bulan merantau ke Serang, Banten.

"Itu adiknya yang masih SD diajak melanglang buana ke mana-mana. Katanya ke Serang, Banten," ucap Saiung.

"Di Banten itu kira-kira sebulan, baru ke Palu," tambahnya.

Ajak Adik Berusia 12 Tahun, Terduga Teroris di Lampung Diduga Belajar Rakit Bom di Serang dan Palu

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved