Tribun Bandar Lampung
Sering Banjir, BPBD Bandar Lampung Beri Pesan untuk Warga
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bandar Lampung memberi pesan kepada warga terkait banjir.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Yoso Muliawan
"Hujan mulai sekitar jam 16.15 WIB. Deras betul. Air mulai masuk jam setengah 5 (16.30) sampai setengah 6 (17.30 WIB). Tinggi air sekitar 1 meter," ujarnya.
Sarjono menerangkan, kondisi air yang semakin tinggi membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
"Banyak warga lari ke atas. Air sudah setinggi sekitar 80 cm. Orang-orang nggak sempat lagi nutup pintu rumah, langsung naik ke tempat tinggi," katanya.
Sarjono mencatat sekitar 15 unit rumah di RT-nya terdampak banjir. Sementara di RT 16, ungkap dia, setidaknya 25 unit rumah terendam banjir.
"Alhamdulillah nggak ada korban jiwa. Tapi, barang-barang elektronik, perabot rumah tangga, dan lainnya nggak selamat," ujarnya.
Raya (30), warga Kampung Sinar Binglu, Kelurahan Way Lunik, memperkirakan puluhan rumah di lingkungan tempat tinggalnya terendam banjir. Satu unit rumah di antaranya, yang berada di dataran rendah, hancur.
"Jam 5 sore air mulai masuk. Hujan baru reda jam 12 malam (24.00 WIB). Tinggi air sampai 1-2 meter," tutur Raya. "Jangan tanya kalau barang-barang mah, nggak tertolong," imbuhnya.
Mohon Bantuan
Sadiah, warga RT 15, Kelurahan Srengsem, berharap Pemkot Bandar Lampung membantu keluarganya untuk mendirikan rumah lagi.
"Tadi wali kota (Herman HN) datang. Katanya mau bantu," katanya.
Senada, Zubaidah, warga yang terdampak banjir di Way Lunik, Kampung Sinar Binglu, berharap pemkot membantu perbaikan rumahnya.
"Terimakasih pihak pemkot sudah meninjau. Harapannya, pemkot bantu perbaikan rumah. Saya tidur di mana kalau nggak ada bantuan pemkot. Sekarang ngungsi sementara waktu," jelasnya.
Penyempitan Jembatan
Sarjono, ketua RT 15, Lingkungan I, Srengsem, Panjang, mengungkapkan, penyebab air merendam permukiman saat hujan deras lantaran penyempitan jembatan di lingkungan setempat.
"Jembatan di sini sempit. Kalau tersumbat pohon, air sudah pasti naik kalau hujan. Makanya minta solusi dari pemerintah," katanya.