Tribun Lampung Selatan

BPN Lampung Selatan Target 36 Ribu Bidang Tanah Ikut Prona

Menurut Sismanto, BPN tahun ini menargetkan 36 ribu bidang tanah yang bisa mengikuti program PTSL/Prona.

BPN Lampung Selatan Target 36 Ribu Bidang Tanah Ikut Prona
Net
Ilustrasi Sertifikat Tanah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Selatan Sismanto mengatakan, target program PTS/Prona pada tahun 2019 bagi enam kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan masih jauh dari target.

Menurut Sismanto, BPN tahun ini menargetkan 36 ribu bidang tanah yang bisa mengikuti program PTSL/Prona.

Namun, hingga kini baru ada sekitar 18 ribu bidang yang terdaftar.

“Harapan kami, target 36 ribu bidang ini sudah selesai terdaftar pada bulan Juni mendatang. Sehingga pada akhir tahun bisa kita bagikan secara serentak,” ujar Sismanto dalam rapat koordinasi di Way Belerang, Kalianda, Kamis, 25 April 2019.

Pada 2019, terang Sismanto, kecamatan yang mendapatkan program PTSL adalah Katibung, Sidomulyo, Kalianda, Rajabasa, Penengahan, dan Palas.

Saat ini, Desa Pisang di Kecamatan Penengahan justru ingin keluar dari program ini.

Kapan Diadakan Lagi Prona di Wilayah Langkapura?

OTT 3 Terduga Pungli Prona, Warga Kena Tarif saat Ambil Sertifikat Tanah

Jika ada daerah yang membatalkan, bisa saja nantinya program tersebut dipindahkan ke kecamatan lainnya.

“Saya berharap ini bisa menjadi perhatian dari pemerintah, khususnya pihak kecamatan, untuk bisa membantu. Sayang jika ada program pembuatan sertifikat gratis dari pemerintah justru masyarakat tidak memanfaatkannya,” imbuhnya.

Begitu juga dengan aset pemerintah yang ingin disertifikasi, Sismanto meminta pemerintah segera melengkapi dokumennya.

Menanggapinya, Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan Fredy SM meminta kepada camat untuk memastikan kendala dalam pelaksanaan PTSL/Prona di desa-desa.

Ia juga meminta bagian pengelola aset daerah untuk segera merespons dan menyelesaikan syarat administrasi yang dibutuhkan untuk mengurus sertifikasi aset lahan pemerintah.

“Saya minta ini segera ditindaklanjuti. Untuk syarat yang dibutuhkan segera diproses agar bisa dilakukan sertifikasi,” tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved