Tribun Metro

BPJS Kes Ingatkan Tiga Rumah Sakit Perbaharui Akreditasi

BPJS Kesehatan cabang Kota Metro meminta rumah sakit mitra memperbarui status akreditasi yang menjadi salah satu syarat wajib kerja sama.

BPJS Kes Ingatkan Tiga Rumah Sakit Perbaharui Akreditasi
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
STATUS AKREDITASI - BPJS Cabang Kota Metro menggelar konferensi pers tentang status akreditasi rumah sakit yang harus diperbaharui, Kamis (2/5). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - BPJS Kesehatan cabang Kota Metro meminta rumah sakit mitra memperbarui status akreditasi yang menjadi salah satu syarat wajib kerja sama.

Kepala BPJS Kes Cabang Metro Wahyu Santoso mengatakan, akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain melindungi masyarakat, akreditasi juga melindungi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit. Syarat wajib akreditasi diberlakukan sejak awal 2014 seiring pelaksanaan Program JKN-KIS.

Namun, karena memerhatikan kesiapan rumah sakit, ketentuan kemudian diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana diatur Pemenkes No 99 Tahun 2015 tentang perubahan PMK No 71 Tahun 2013 Pasal 41 ayat (3).

Cara Rujukan BPJS Kesehatan Tahun 2019, Perhatikan Setiap Tahapannya

"Awal tahun lalu, pemerintah sudah memberi kesempatan kepada rumah sakit yang belum melaksanakan akreditasi untuk pembenahan dan perbaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya, saat konfrensi pers, Kamis (2/5).

Serta memberikan surat rekomendasi kepada sejumlah rumah sakit mitra BPJS Kes yang belum terakreditasi paling lambat 30 Juni 2019 harus sudah terakreditasi. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes  uga mengirimkan pemberitahuan bagi rumah sakit agar terakreditasi.

Sementara bagi faskes yang telah terakreditasi dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memperbarui kontraknya yang berlaku per tiga tahun. Hakikat dari kontrak tersebut semangat mutual benefit.

"Nah, untuk Kota Metro ada tiga RS yang habis akreditasinya tahun ini. Yaitu RSIA AMC dan RS Muhammadiyah pada Mei. Kemudian RSUD Ahmad Yani pada November 2019. Kita mengingatkan untuk diperbarui," ungkapnya.

BPJS Bayar Kapitasi Faskes dan Klaim Jatuh Tempo Rp 98 Miliar

Pasalnya, jika tidak diperbarui, maka kerja sama dengan BPJS akan diberhentikan saat masa akreditasi habis. "Di luar Metro ada empat. Total tujuh RS di cabang BPJS Metro yang mau habis," tuturnya.

Selain itu, ada enam RS lagi yang sama sekali belum terakreditasi. "Jadi kita ingatkan untuk 13 RS yang bekerja sama dengan BPJS cabang Metro untuk mengakreditasi sebagai mana syarat bekerja sama," imbuhnya.

BPJS Kesehatan cabang Metro menginformasikan pasien yang telah dirawat di rumah sakit kemudian terjadi pemutusan kerjasama, masih tetap bisa klaim BPJS.

"Tapi itu jika dirawat sebelum pemutusan kerja sama. Misal, 29 Mei pasien dirawat, kemudian 30 Mei rumah sakit diputus kontrak, klaim masih bisa dilakukan. Karena pasien masuk sebelum putus hubungan kerja sama," ujar Wahyu Santoso, Kepala BPJS Kesehatan cabang Metro.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan memasang pengumuman di rumah sakit jika ada pemutusan kontrak. (dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved