Ada Ancaman Kudeta, Mantan Kepala BIN Hendropriyono: Takkan Berhasil Tanpa Dukungan TNI-Polri

Ada Ancaman Kudeta, Mantan Kepala BIN Hendropriyono: Takkan Berhasil Tanpa Dukungan TNI-Polri

Ada Ancaman Kudeta, Mantan Kepala BIN Hendropriyono: Takkan Berhasil Tanpa Dukungan TNI-Polri
kompas.com/dani prabowo
Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono. Hendropriyono menegaskan, tak ada kudeta sipil yang berhasil tanpa dukungan TNI-Polri. 

Ada Ancaman Kudeta, Mantan Kepala BIN Hendropriyono: Takkan Berhasil Tanpa Dukungan TNI-Polri

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA — Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, menegaskan, tak ada sejarahnya kudeta sipil berhasil. Itu jika tidak didukung oleh TNI dan Polri.

"Selama tidak didukung, tidak mungkin, jauh panggang dari api," kata Hendropriyono seusai buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5/2019) malam. 

Hendropriyono meyakini situasi Indonesia akan tetap aman dan kondusif setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang pilpres pada 22 Mei.

"Enggak ada apa-apa. Rakyat tenang saja. Saya yakin, kita semua bagaimanapun di lubuk hati di tiap kita adalah nasionalis. Masa kita enggak mau jadi bangsa Indonesia lagi, kan enggak mungkin," kata Hendropriyono.

Hal ini disampaikan Hendropriyono menanggapi sikap calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menolak hasil penghitungan suara oleh KPU.

Di sisi lain, kubu Prabowo juga sudah menyatakan tidak akan mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

Hendropriyono menilai, sikap Prabowo itu tak akan memengaruhi apa pun. Ia juga meyakini tak akan terjadi kericuhan karena masyarakat akan menerima apa pun yang diputuskan KPU.

Prada DP Menyamar Jadi Kuli Bangunan, Jejak Terduga Mutilasi Kasir Indomaret Vera Oktaria Terendus

Enaknya Jadi PNS Dapat Libur 11 Hari dan Gajian 4 Kali

Dijanjikan Duit Rp 100 Juta, Tiga Oknum PPK Ubah Suara Caleg Gerindra dari 185 Jadi 1.137 Suara

Aksi people power yang disuarakan oleh sejumlah pendukung Prabowo diyakini tak akan berjalan.

"Apa pun namanya, kalau mau capai kekuasaan tidak mengikuti aturan undang-undang yang berlaku dan konstitusi, itu namanya kudeta. Tapi kudeta sipil, itu enggak boleh," kata Hendropriyono.

Halaman
12
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved