Tribun Pringsewu

Hydrant Tak Berfungsi Saat Kebakaran, DPRD Pringsewu Panggil Dinas PUPR dan BPBD

Hydrant Tak Berfungsi Saat Kebakaran, DPRD Pringsewu Panggil Dinas PUPR dan BPBD

Hydrant Tak Berfungsi Saat Kebakaran, DPRD Pringsewu Panggil Dinas PUPR dan BPBD
Tribunlampung.co.id/Didik
Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Rahwoyo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - DPRD Pringsewu memanggil satuan kerja terkait atas tidak berfungsinya hydrant dan sistem pemadam kebakaran otomatis di gedung Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Rahwoyo mengatakan, pemanggilan tersebut untuk mempertanyakan kenapa hydrant dan sistim pemadamnya tidak berfungsi.

"Ada dua satker yang kita agendakan hearing atas kondisi tersebut, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pringsewu, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pringsewu," ungkap Rahwoyo.

Dia mengatakan, hearing sesuai agenda akan dilaksankan Kamis (23/5/2019) pukul 10.00 WIB.

Rahwoyo mengungkapkan, bahwa Komisi III DPRD Pringsewu menyayangkan terkait tidak berfungsinya sistim pemadam kebakaran itu.

Mengingat anggaran yang digunakan untuk pembangunan gedung dan fasilitasnya tidak sedikit.

Diberitakan sebelumnya, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pringsewu Romzi Halim mengira kebakaran yang terjadi adalah orang berkelahi.

Empat Jabatan Kepala Dinas di Lampung Utara Lowong

Sebab, menurut dia, terjadi ribut-ribut antara dua sampai dengan tiga orang di luar ruangannya lantai dua.
Lantas dia keluar justru yang didapati ribut-ribut karena ada kebakaran. Selain itu asap sudah mengepul dari arah ruang tunggu Wakil Bupati.

Mau Bekerja Jadi Admin Media Sosial Bergaji Rp 553 Juta? Ini Lowongan Pekerjaannya!

Atas kondisi itu, Romzi berusaha membantu mengupayakan pemadaman. Romzi bersama dua pegawai lainnya berupaya memadamkan dengan hydrant.

"Ada yang membuka, ada yang menarik selang, tapi tidak bisa," ungkap Romzi saat ditemui di Kantor Pemkab Pringsewu.

Diduga Karena Korsleting Listrik, Kebakaran Kantor Bupati Pringsewu Diawali Ledakan
Diduga Karena Korsleting Listrik, Kebakaran Kantor Bupati Pringsewu Diawali Ledakan (Tribunlampung/Dodi Kurniawan)

Selain itu, kata dia, tidak ada sirine dari sistim pemadam kebakaran yang ada di gedung Sekretariat Pemkab Pringsewu.

Kasubag di Bagian Organisasi Sekretariat Pemkab Pringsewu Cik Ani juga membenarkan Hydran tidak berfungsi. "Air ngalir sedikit, jadi tidak mampu," katanya.

Tidak hanya itu, tiga mobil pemadam kebakaran (damkar) BPBD Pringsewu sempat kualahan. Alhasil satu mobil menjadi penyuplai air ke mobil damkar lainnya.

Suasana pasca kebakaran kantor Wakil Bupati Pringsewu di Sekretariat Pemkab Pringsewu
Suasana pasca kebakaran kantor Wakil Bupati Pringsewu di Sekretariat Pemkab Pringsewu (Tribunlampung.co.id/Didik)

Air yang digunakan adalah air kolam yang ada di teras depan kantor Bupati Pringsewu. Meskipun sejumlah Hydrant berada di setiap sudut kantor Bupati Pringsewu.

Kebakaran terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Ketika kepala daerah pringsewu dan jajarannya sedang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Pringsewu mengenai Keputusan DPRD Pringsewu tentang rekomendasi hasil pembahasan LKPJ Kepala Daerah TA 2018.

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved