VIDEO Perusuh 22 Mei Dibayar Rp 300 Ribu per Orang

Jumlah terduga pelaku dan provokator yang ditangkap kepolisian sebanyak 300 orang.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kondisi Jakarta mulai kondusif pasca kerusuhan 22 Mei 2019.

Jumlah terduga pelaku dan provokator yang ditangkap kepolisian sebanyak 300 orang.

Sebagian merupakan massa bayaran yang menerima uang sebesar Rp 300 ribu per orang.

Ada juga terindikasi positif pengguna narkoba, serta lainnya terpapar idelogi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Polisi menyebut para terduga provokator dan pelaku dalam kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta menerima uang masing-masing sebesar Rp 300 ribu.

"Amplopnya sudah ada tulisan masing-masing Rp 300 ribu per hari. Sekali datang dikasih duit," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Dedi menegaskan, "Aparat kepolisian sudah mengamankan 300 perusuh. Masih diperiksa dipilah- pilah siapa pelaku di lapangan kemudian siapa korlap dan aktor intelektualnya."

Menurut keterangan polisi, kerusuhan tersebut telah dirancang oleh oknum-oknum tertentu dan bukan terjadi secara spontan.

2 Pedagang Dijarah Saat Aksi Massa Diundang Jokowi ke Istana

Fakta Menarik Seputar Ambulans Gerindra Berisi Batu di Lokasi Aksi 22 Mei

Bukti yang memperkuat dugaan tersebut adalah uang yang diamankan dari para pelaku. Begitu pula dengan pengakuan mereka.

"Ada uang, kemudian dari hasil pemeriksaannya juga para tersangka tersebut mengakui bahwa uang yang diterimanya tersebut sebagai imbalan untuk melakukan aksi yang rusuh," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved