Curiga Lihat Rumah dan Bengkel Kakaknya Tutup, Pria Pesawaran Panjat Tembok dan Lihat Hal Ngeri Ini

Curiga Lihat Rumah dan Bengkel Kakaknya Tutup, Pria Pesawaran Panjat Tembok dan Lihat Hal Ngeri Ini

Curiga Lihat Rumah dan Bengkel Kakaknya Tutup, Pria Pesawaran Panjat Tembok dan Lihat Hal Ngeri Ini
Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan
Curiga Lihat Rumah dan Bengkel Kakaknya Tutup, Pria Pesawaran Panjat Tembok dan Lihat Hal Ngeri Ini 

Penyidik Reserse Kriminal Polres Pesawaran mengindikasi keduanya tewas akibat dianiaya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran Iptu Hasbi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

Namun, berdasar dugaan sementara, keduanya adalah korban pembunuhan.

"Dugaan sementara (korban tewas) dianiaya dengan benda tumpul," ungkap Hasbi mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro di lokasi kejadian, Kamis malam.

Hasbi menuturkan, pada tubuh Bustori ditemukan luka di pelipis dan mata.

Hasbi menduga pelaku memukul kepala korban secara berulang-ulang hingga meninggal dunia. 

 Bapak dan Anak Ditemukan Tewas di dalam Rumah di Pesawaran, Polisi Beber Penyebabnya

Kondisi berbeda ditemukan pada jasad Tegar.

Bocah lima tahun ini, kata Hasbi, didapati bekas cekikan di leher dan luka di dagu. 

Diduga, itulah yang membuat Tegar tewas dengan kondisi dengan mulut mengeluarkan busa.

Hasbi mengatakan, kedua jenazah dibawa ke RS Bhayangkara, Bandar Lampung untuk divisum.

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved