Rudapaksa 25 Siswi SMP, Pengusaha Kaya dan Muncikari Dijatuhi Hukuman Mati

Merudapaksa puluhan siswi, seorang pengusaha kaya dijatuhi hukuman mati. Pria bernama Zhao Ziyong ini terbukti melakukan pelecehan seksual.

Rudapaksa 25 Siswi SMP, Pengusaha Kaya dan Muncikari Dijatuhi Hukuman Mati
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Merudapaksa puluhan siswi, seorang pengusaha kaya dijatuhi hukuman mati. 

Rudapaksa 25 Siswi SMP, Pengusaha Kaya dan Muncikari Dijatuhi Hukuman Mati

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Karena merudapaksa puluhan siswi, seorang pengusaha kaya dijatuhi hukuman mati.

Pria bernama Zhao Ziyong ini terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 25 siswi SMP.

Selama dua tahun, dia diketahui merudapaksa puluhan gadis usia 14 tahun.

Vonis mati juga dijatuhkan pada seorang muncikari yang memasok gadis-gadis muda itu pada sang pengusaha.

Zhao Ziyong, pengusaha 49 tahun yang dieksekusi mati setelah terbukti memperkosa 25 gadis muda. (Weibo via SCMP)
Zhao Ziyong, pengusaha 49 tahun yang dieksekusi mati setelah terbukti memperkosa 25 gadis muda. (Weibo via SCMP) ()

Pengusaha di China itu telah dieksekusi mati setelah terbukti bersalah memperkosa 25 gadis dalam dua tahun terakhir.

Eksekusi terhadap Zhao Zhiyong merupakan perkembangan terbaru dalam kasus yang melibatkan lebih dari 30 korban yang berusia muda di empat SMP Weishi County.

Gadis Usia 18 Tahun Dirudapaksa Ayah, Kakak, dan Adik Kandung

Kenal di Facebook, Pekerja Serabutan di Lampung Bawa Kabur Gadis 16 Tahun dan Menggagahinya

Diwartakan South China Morning Post Rabu (5/6/2019), terdapat 14 bocah yang berusia di bawah 14 tahun yang menjadi korban dari pengusaha berusia 49 tahun itu.

Pemberitahuan bahwa eksekusi telah dilaksanakan kepada mantan chairman Tianyuan Flour Products di Weishi County telah dipajang di Pengadilan Menengah Rakyat Kaifeng.

Dalam persidangan, diketahui bahwa Zhao telah memaksa seorang perempuan dewasa bernama Li Na untuk menyediakan bocah kepadanya antara Juni 2015 hingga Januari 2017.

Beberapa dari korban malah menjadi pemasok bocah lain kepada Zhao.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved