Lihat Sinar Merah Sebelum Tak Sadarkan Diri, 7 Warga Lampung Tersambar Petir, 2 Tewas
Sebanyak tujuh orang warga Pringsewu, Lampung tersambar petir pada Sabtu (15/6/2019) sore.
Seorang korban yang tersambar di Pekon Nusawungu, Kecamatan Banyumas, Suswanto mengungkapkan, ketika itu, ia sedang mancing.
Begitu hujan deras turun, mereka berteduh di pondok pemancingan.
"Saya sudah tidak mancing, berteduh bersama-sama yang lainnya," ungkap Suswanto, saat ditemui di IGD Rumah Sakit Mitra Husada, Sabtu malam.
• 7 Warga Sungkai Barat Selamat Setelah Tersambar Petir Saat Sedang Mengelupas Kulit Jagung di Ladang
Suswanto masih terbaring di IGD dengan tangan terinfus, Sabtu malam.
Ia pun masih bisa bercerita dengan jelas terkait peristiwa itu.
Namun, Suswanto hanya tahu ada petir kecil-kecil.
Kemudian, ia melihat sinar merah.
Setelah itu, Suswanto mengaku tidak mengingat apa-apa.
"Saya tersadar setelah mendengar ada orang teriak istigfar-istigfar, kemudian melihat yang lainnya juga tidak sadar," ungkapnya.
Sementara itu, pemilik pemancingan, Tofik (35) mengaku mendengar suara gelegar petir keras.
Ketika itu, ia sedang berada di rumah yang jaraknya tidak jauh dari gubuk tempat korban tersambar petir.
Lantas, Tofik bangun dan lari.
Saat itu, ia menemukan istrinya, Sarjiah sudah terkapar.
• Empat Anggota TNI Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk, Satu Tewas
Saat ini, Sarjiah juga dirawat di RSMH Pringsewu.
Sarjiah mengaku yang dirasakan saat ini sesak, dada panas, dan kepala sakit.