Tribun Lampung Tengah

Kurir Sabu Ditangkap dengan Barang Bukti Enam Paket Sabu dan Alat Timbang Elektrik

Seorang kurir sabu ditangkap ditangkap dengan barang bukti enam paket kecil serbuk kristal, Rabu (10/7/2019).

Kurir Sabu Ditangkap dengan Barang Bukti Enam Paket Sabu dan Alat Timbang Elektrik
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Pelaku Muhlisi dan barang bukti enam paket kecil sabu serta timbangan elektrik. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERBANGGIBESAR - Seorang kurir sabu ditangkap ditangkap dengan barang bukti enam paket kecil serbuk kristal, Rabu (10/7/2019).

Pelaku Muhlisi (34) warga Kampung Terbanggi, Kecamatan Terbanggi Besar, ditangkap saat sedang menunggu pembeli di sebuah gubuk di pinggir jalan.

Kepala Satres Narkoba Polres Lamteng Iptu Dailami mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Jumat (12/7/2019) mengatakan, Muhlisi ditangkap berdasarkan informasi warga.

"Banyak laporan warga mengatakan jika pelaku (Muhlisi) sering melakukan transaksi sabu. Berdasarkan itu kita lakukan pengintaian," kata Iptu Dailami.

Kasatres Narkoba melanjutkan, pada Rabu (10/7) sekitar pukul 15.45 WIB, pelaku berada di pinggir jalan dan hendak masuk ke sebuah gubuk.

Hubungan Sedarah Kakak-Adik Kandung hingga Hamil di Lampung, Dipergoki Istri Saat Berhubungan Intim

"Saat di dalam gubuk itu, kita langsung lakukan pengrebekan, dan di dalam meja dekat pelaku duduk kita dapati enam bungkus kecil sabu beserta alat timbang elektrik," imbuhnya.

Pelaku diduga merupakan kurir yang menjual sabu untuk kawasan Terbanggi Besar dan sekitarnya.

"Pelaku Muhlisi dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan 114 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara," ujar Dailmai.

Muhlisi menjelaskan, jika barang bukti tersebut milik seseorang yang dititipkan kepadanya. Dari setiap penjualan ia mendapat komisi.

"Saya disuruh menjualkan (sabu) saja, setiap hasil penjualan saya dapat Rp 50 ribu," kata Muhlisi sambil mengatakan, sehari dirinya bisa menjual empat sampai lima paket kecil sabu.

Ia menerangkan, setiap transaksi kepada pembeli, menggiring calon pembelinya untuk mengambil atau menemuinya di gubuk tersebut.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved