Tribun Lampung Utara

Wabup Klaim Semua Randis di Lampura Kondisinya Masih Layak Pakai

Sebanyak 140 kendaraan dinas, dari 17 organisasi perangkat daerah di kabupaten Lampung Utara diperiksa kelayakannya, Kamis 25 Juli 2019.

Wabup Klaim Semua Randis di Lampura Kondisinya Masih Layak Pakai
Tribunlampung.co.id/Anung
Pengecekan Randis Pemkab Lampung Utara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 140 kendaraan dinas, dari 17 organisasi perangkat daerah di kabupaten Lampung Utara diperiksa kelayakannya, Kamis 25 Juli 2019.

Hasilnya, untuk kendaraan yang diperiksa hari ini kendaraannya masih layak pakai.

Riskal Fistiawan selaku Kabid inventaris aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset kabupaten Lampung Utara mengatakan pemeriksaan dilakukannya hari, Kamis dan jumat tanggal 25 Juli dan 26 Juli, di halaman parkir stadion Sukung Kotabumi, Lampung Utara. ‎

"Hari ini ada 17 OPD dan 23 kecamatan, 140 unit mobil dinas yang diperiksa," katanya.

‎Kemudian di hari kedua ada 118 unit kendaraan dari 18 OPD, di lingkup sekretariat pemkab Lampung Utara. ‎P

Pemeriksaan ini sesuai arahan kepala BPKA, pemeriksaan dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan optimal pelayanan kepada masyarakat, dapat menghasilkan output maksimal.

"Kendaraan dinas juga akan diperiksa secara berkala," kata Dia.

Wakil bupati Lampung Utara Budi Utomo mengatakan kendaraan dinas untuk digunakan sesuai jabatan yang disandang. Untuk kelayakannya, Pemkab Lampung Utara akan memeriksa kendaraan dilakukan secara berkala.

Tujuannya, pertama mengecek randis apakah sesuai peruntukannya. Ia mengatakan kendaraan dinas berupa mobil dinas sudah mendukung selaku pejabat pemegang randis. Menunjang tugas dalam pelaksanaan kerja sehari.

Kemudian, ‎pemeriksaan dilakukan dalam rangka memperoleh data yang valid dan lengkap mengenai kelayakan randis. Dalam pemeriksaan, semua di lihat mulai dari rem, lampu sein, ban, mesin, oli, sistem pengereman, alat kelengkapan mulai dari dongkrak. ‎

"Mengukur validasi mengenai neraca dari kendaraan dinas sesuai kondisi fisiknya," ujarnya

Dalam rangka menyelesaikan setiap tahun anggaran penyusunan laporan keuangan untuk dilaporkan kepada pihak terkait BPKP.

Penataan aset juga merupakan tujuannya. Ia berharap kepada pemegang randis agar berhati-hati menggunakan kendaraan dinas, agar di rawat atau dipelihara karena semua biaya perawatan sudah ada dalam anggaran masing-masing satuan kerja. "Hasilnya masih bagus semua kendaraan dinas," ujarnya

Namun, apabila tidak ada pertanggungjawaban pemegang randis, akan ada sangsi bagi pemegangnya bisa dipidanakan juga‎.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved