90 Polisi Spesial Garap Kasus Novel Baswedan, Bakal Olah TKP, Periksa CCTV, dan Analisis Wajah
Polri bentuk Tim Teknis untuk menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi Tim Pencari Fakta kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
Jenderal bintang satu itu mengatakan, analisa akan dilakukan guna mempertajam sketsa dan mengungkap pelaku.
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri disebut Dedi akan turut diajak berkoordinasi dalam hal ini.
"Semakin sempurna wajah yang diduga sebagai pelaku akan semakin akurat INAFIS identifikasi dengan database Dukcapil," ujarnya.
• TGPF Novel Baswedan Periksa 3 Jenderal Bintang Tiga Polisi
Lebih jauh Dedi menjelaskan, masa kerja tim teknis Novel Baswedan ini selama 6 bulan terhitung mulai 1 Agustus 2019.
Waktu kerja tim tersebut jelas lebih lama dari target yang diberikan Presiden Joko Widodo yakni 3 bulan.
Meski begitu, Dedi menegaskan tim teknis akan berupaya mengungkap kasus sesuai tenggat waktu dari Presiden Jokowi.
"Durasi bekerja tim, sesuai dengan sprint (surat perintah tugas) ini 6 bulan. Kemarin ada pernyataan dari Presiden 3 bulan, tim akan bekerja secara maksimal, bekerja secara keras dan saya punya keyakinan, saya optimistis, tim ini mampu mengungkap kasus tersebut," ujar Dedi.
Terkait masa kerja tim teknis yang 6 bulan itu memang sudah menjadi peraturan tersendiri agar ada target yang jelas dalam penugasan.
Nantinya, apabila waktu tersebut dinilai kurang, Dedi mengatakan waktu masa kerja akan kembali ditambah 6 bulan lagi.
"Pertimbangan durasi, waktu, itu memang seperti itu. Kalau misalnya kurang, nanti perpanjangan lagi enam bulan. Artinya, setiap satu semester itu jelas, targetnya jelas. Kalau misalnya kurang dari 6 bulan (bisa terungkap), Alhamdulillah," ujarnya.
Anggota Tim Teknis kasus Novel Baswedan yang dikepalai oleh Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal (Pol) Idham Azis tersebut berjumlah sekitar 90 orang.
Sebelumnya disebutkan akan ada 50 anggota tim teknis yang dipimpin Kepala Bareskrim Idham Azis.
"Ada update terbaru, bisa sampai 90 orang," ujar Dedi.
Saat ini, Kabareskrim masih memilih personel yang akan dilibatkan dalam tim tersebut.
Selain itu, Idham juga disebut sedang mempelajari temuan TGPF kasus Novel Baswedan sekaligus berkas investigasi Polda Metro Jaya sebelumnya.
• Oknum Polisi Diduga Siram Air Keras ke Novel Baswedan, Benarkah Ada Peran Jenderal di Baliknya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/novel-baswedan_20170706_214532.jpg)