Gejala Awal Kanker Pankreas Sulit Dideteksi
Kanker pankreas terkenal sebagai silent killer karena susahnya mendeteksi penyakit ini sejak awal.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kanker pankreas terkenal sebagai silent killer karena susahnya mendeteksi penyakit ini sejak awal.
Tidak ada gejala khas yang ditimbulkan saat awal terjangkit penyakit ini.
Saat hasil diagnosis medis penderita diketahui menderita penyakit tersebut, sudah pada posisi stadium akut. Dalam artian terlambat diketahui penderitanya sejak dini.
dr Ahmad Hati Nurwanto mengatakan, kanker pankreas adalah penyakit disebabkan tumbuhnya tumor di dalam pankreas.
Pankreas merupakan kelenjar besar yang menjadi bagian dari sistem pencernaan fungsinya begitu penting bagi tubuh.
Fungsinya, memproduksi enzim pencernaan, lalu mengurai makanan supaya mudah diserap tubuh. Selain itu, pankreas juga memproduksi hormon, termasuk insulin untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh.
• Penderita Bipolar Alami Fase Mania dan Depresif
Panjang pankreas sekitar 15 sampai 20 sentimeter. Kanker jenis ini bisa dialami pria maupun wanita dan biasanya terjadi pada usia lanjut.
Menurut dr Ahmad, gejala yang ditimbulkan penyakit kanker pankreas tergantung bagian mana terkena.
Alasannya, pankreas memiliki dua jaringan kelenja yakni, eksokrin (memproduksi enzim pencernaan) dan endokrin (memproduksi hormon).
"Gejala awal sulit sekali diketahui karena hampir tidak menimbulkan tanda berarti".
"Namun saat sudah tahap lanjut biasanya akan muncul penyakit kuning, nyeri punggung atau bagian perut, hingga berat badan turun signifikan," ungkap dokter lulusan Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Biasanya yang sering terkena kanker pankreas adalah kelenjar eksokrin.
• Kenali Gejala Dipicu Aliran Darah Tidak Lancar
Gejala lain yang juga ditimbulkan seperti demam menggigil, gatal, darah mudah menggumpal, hilang selera makan, perubahan pola BAB, hingga diabetes.
Ketika mengalami gejala tersebut sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter spesialis onkologi. Itu karena diperlukan penanganan dan terapi khusus terkait penyakit berbahaya satu ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kanker-pangkreas.jpg)