Baku Tembak di Bandar Jaya

Ladeni Baku Tembak dengan Abdul Lahab, Tekab 308 Polres Lamteng Kehabisan Amunisi

Kasat Reskrim Polres Lamteng Ajun Komisaris Yuda Wiranegara mengatakan, peluru dari senjata anggota Tekab 308 bersarang di perut dan dada pelaku.

Tribun Lampung/Syamsir Alam
Anggota Polres Lampung Tengah mencari keberadaan Abdul Lahab di kawasan PT 31 Terbanggi Besar hingga perkebunan PT GGP, Senin (5/8/2019). 

Ladeni Baku Tembak dengan Abdul Lahab, Tekab 308 Polres Lamteng Kehabisan Amunisi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Tembakan yang dilepaskan polisi bukan mengenai bagian paha dan bahu pelaku Abdul Lahab.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah Ajun Komisaris Yuda Wiranegara mengatakan, peluru dari senjata anggota Tekab 308 bersarang di perut dan dada pelaku.

Abdul Lahab merupakan residivis kasus pembegalan dan narkoba yang sudah lama menjadi incaran polisi.

Yuda pun membeberkan kronologi aksi baku tembak yang terjadi di Jalinsum Bandar Jaya, tepatnya di depan Mapolsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Minggu (4/8/2019).

Setelah pengejaran dari Gunung Sugih berakhir di Bandar Jaya, kata Yuda, polisi sebenarnya sudah sempat menangkap Abdul Lahab.

"Saat kita cegat mobilnya, pelaku sempat kita pegang dan bekap. Tapi dia melawan dan mengambil senjata api yang dibawanya di saku celanannya," kata Yuda di ruang kerjanya, Senin (5/8/2019).

Saat itulah, terus Yuda, pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas.

Beruntung, tidak ada satu pun tembakan pelaku yang mengenai sasaran.

"Pelaku bahkan sempat melepaskan tembakan ke arah petugas yang menyergapnya. Barulah kita lepaskan tembakan ke arah pelaku, dan diduga mengenai bagian dada dan perut," jelas Yuda.

Seusai Baku Tembak, Pelaku Sempat Makan Nanas di Kebun PT GGP

BREAKING NEWS - Identitas Pelaku yang Terlibat Aksi Tembak-tembakan dengan Polisi Terungkap

Halaman
123
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved